Cerita Jafar si Juragan Persewaan Motor Mini di Taman Dwi Warna

Delapan motor cross mini (CM) meraung-raung ketika mengitari pedestrian Taman Dwi Warna, Kota Barabai ketika sore tiba, Minggu 23 Juni 2019. Penunggangnya bukan orang dewasa, melainkan bocah-bocah yang girang menggeber motor cross keliling arena taman.
Pemilik motor cross mini itu bernama M Jafar. Ia rutin mangkal di Taman Dwi Warna untuk menyewakan motor cross mini ke anak-anak. Jafar tak sendiri karena ditemani istri dan kedua anaknya yang menunggu di gerobak terbuka.
"Dengan uang lima ribu, anak-anak sudah dapat menikmati motor cross mini dengan batas waktu 5 menit. Tergantung kepiawaiannya, kira-kira itu sudah dapat 8 sampai 10 putaran," kata Jafar kepada wartawan banjarhits.id di Taman Dwi Warna, Minggu (23/6/2019).
Kapasitas mesin motor cross ini cuma 30 CC. Tenaga yang dihasilkan lumayan cepat untuk ukuran anak-anak. Itu sebabnya, Jafar serius memperhatikan anak-anak saat mengendarai. Dia mengkhawatirkan kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Harga motor CM bekas dibandrol Rp 2-3 juta per unit. Semula, Jafar memiliki empat motor CM saja yang keseluruhan seharga Rp 12 Juta. Kini, ia sudah memiliki delapan motor CM dengan sistem pinjam-hutang dari seorang kawan.
"Alhamdulillah dipercaya orang. Toh, juga dia mengetahui rumah saya, perlahan saya lunasin," ungkapnya sambil memperbaiki motor.
"Ya beginilah, Mas. Sering lepas tali mesinnya, jadi sering bongkar saat kondisi motor mati secara tiba-tiba. Wajarlah, ini sebagian mesin rumput," Jafar menambahkan. Ia sudah dua bulan menjalankan jasa tersebut persewaan motor cross mini. Persewaannya laris manis saat hari libur atau akhir pekan. “Selain hari itu, sepi.”
Berbadan gempal, Raffa, salah satu siswa kelas tiga SD menyenangi hobi motor CM tersebut. Bersama teman sebaya, ia hampir setiap pekan rutin memainkan motor mini di Taman Dwi Warna.
