Konten Media Partner

Dana Penggunaan Air Mancur Taman Kamboja Rp 80 Juta Setahun

banjarhits

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dana Penggunaan Air Mancur Taman Kamboja Rp 80 Juta Setahun
zoom-in-whitePerbesar

banjarhits.id, Banjarmasin - Pembangunan air mancur menari di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kamboja, Jalan H Anang Adenansi, Kecamatan Banjarmasin Tengah, agaknya menimbulkan beban anggaran untuk penggunaannya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Mukhyar, memprediksi butuh dana sekitar Rp 80 juta per tahun untuk pemanfaatan air mancur menari itu.

Muchyar beraumsi sekali menyalakan instalasi air mancur menari butuh duit Rp 300 ribu. "Dalam satu pekan coba kita hitung 300 ribu dikalikan 6 klik saja, maka sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,8 juta per pekan. Satu tahun ada 52 minggu, dikalikan saja 1,8 kali 52, itu menghabiskan hampir Rp 80 juta pertahunnya,” ucap Muchyar kepada banjarhits.id, Rabu (29/8/2018).

Oleh karena itu, ia mengimbau warga Banjarmasin harus menjaga aset air mancur menari karena perawatan dan penggunaanya mahal. Selain itu, Pemkot Banjarmasin mengalokasikan dana Rp 5,4 miliar untuk proses pembangunan proyek tersebut.

"Ini bukan suatu masalah besar, untuk menyenangkan hati masyarakat Banjarmasin tidak apa lah kita menambahkan anggaran keluar dari DLH per tahunnya mulai tahun depan nanti,” jelas Muchyar. Ia menargetkan proyek ini beres pada akhir tahun 2018, sehingga warga Banjarmasin bisa menikmatinya ketika tahun baru 2019.

Menurut dia, anggaran penggunaan dan proyek air mancur tentu menaikkan alokasi dana belanja di DLH Banjarmasin. Pada 2017, kata Muchyar, DLH Banjarmasin, DLH menganggarkan dana belanja Rp 47 miliar.

"Tahun 2018 banyak sekali dilakukan pembangunan contohnya saja air mancur menari di RTH Kamboja yang memakan dana lebih dari Rp 5 miliar, belum lagi penggunaannya nanti," Uuap Mukhyar. (Zahidi)