Kerugian dan Korban akibat 4 Kelurahan Kebanjiran di Banjarbaru

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kalimantan Selatan, Wahyudin masih belum bisa mengestimasi nilai kerugian akibat banjir yang terjadi pada dua kelurahan dan dua kecamatan di Kota Banjarbaru.
Musibah banjir menggenangi ratusan rumah di Banjarbaru pada Minggu (5/1/2020) pagi. "Untuk kerugian belum tahu, karena saat ini masih dalam tahap perhitungan," ucap Wahyudin kepada wartawan banjarhits.id, Minggu (5/1/2020).
Wahyudin memastikan bencana banjir tidak memicu korban jiwa. "Kalau untuk korban jiwa Alhamdulillah tak ada," katanya.
Di Banjarbaru, bencana banjir melanda beberapa lokasi seperti Kecamatan Cempaka, Kecamatan Liang Anggang, Kelurahan Sungai Tiung, dan Kelurahan Kemuning. Banjir akibat hujan yang terus menerus sejak tadi malam hingga pagi dengan volume tinggi.
Selain itu, sungai di kawasan tersebut tak mampu menampung debit air karena pendangkalan. Ada 20 RT yang terpapar banjir di Kelurahan Cempaka dan Kelurahan Sungai Tiung.
"Kalau untuk Kemuning dan Liang Anggang, kami masih belum dapat data. Karena disana sudah mulai surut," ucap Wahyudin.
Hingga Minggu siang, ada sekitar 150 relawan gabungan dari BPBD Kalsel, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, Damkar, PMI, terus melakukan evakuasi terhadap warga yang rentan ke tempat yang lebih aman dengan menggunakan perahu karet.
"Ada 11 perahu karet yang diturunkan. Saat ini sudah ada 60 orang yang dievaluasi, seperti orang tua, anak-anak, dan yang sakit. Sementara dievakuasi ke tempat aman, seperti ke masjid," tukasnya.
