Konten Media Partner

Kios Rusak, Nyaris Setahun Pedagang Pasar Kuripan Tak Jualan

banjarhits

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aktivitas pedagang di Pasar Sentra Antasari. Foto: banjarhits.id
zoom-in-whitePerbesar
Aktivitas pedagang di Pasar Sentra Antasari. Foto: banjarhits.id

Abdi, salah seorang pedagang di Pasar Kuripan, Kota Banjarmasin, mengeluhkan kondisi kiosnya yang kerap kebanjiran. Lantai kios bernomor D.147, itu selalu tergenang air saat hujan lantaran pipa saluran air di atap kiosnya bocor.

Abdi menceritakan, kejadian ini sudah berlangsung lama. Hampir satu tahun terakhir, kios tersebut tidak ditempatinya karena khawatir barang dagangannya rusak terciprat air.

"Hampir satu tahun ini enggak jualan lagi. Sejak kejadian bocor itu. Takut juga nanti barang jualan basah. Walau saya hanya pedagang klontongan," ucap Abdi kepada banjarhits.id, Jumat (31/1/2020).

Dia berkata saluran air dari atap pasar itu sebenarnya pernah diperbaiki, setelah dia melaporkan persoalan ke Pemkot Banjarmasin. Tetapi, meski sudah diperbaiki, rembesan air masih saja terjadi.

“Dulu pipanya penyek, terus juga bocor. Saya lapor, terus diganti dengan yang baru. Tapi ternyata setelah saya cek masih bocor. Jadi saya lapor lagi, tapi masih belum ada perbaikan lagi,” katanya.

Abdi berharap Pemkot Banjarmasin segera merenovasi lagi agar dia bisa kembali berjualan seperti sedia kala. “Kalau retribusi Alhamdulillah saya bayar terus, meski saat ini nggak jualan,” tukas Abdi.

Kios rusak akibat air merembes di Blok D147 Pasar Kuripan, Banjarmasin.

Adapun Kabid PSDP dan Pasar Disperindag Banjarmasin, Ichrom M Tesar, sudah menerima laporan pedagang tersebut. Pihaknya baru saja melakukan kroscek atas masalah pipa bocor itu.

Menurut dia, alasan mengapa belum ditangani lantaran anggaran perbaikan masih belum turun. Alhasil, perbaikan masih belum bisa dilakukan.

"Memang sudah beberapa kali disampaikan, sudah kami tindak lanjuti, tadi siang pun sudah ke sana. Cuma bagiman anggaran belum bisa keluar. Ini yang menjadi kendala," ujarnya.

Tesar -- panggilan akrab Ichrom M Tesar, berkata pihaknya sudah menyediakan anggaran pada 2020 untuk perbaikan kecil, seperti perbaikan jalan atap berlubang, ataupun masalah yang saat ini di hadapi Abdi.

Tahun ini memang ada anggaran perbaikan dan pemeliharaan yang kecil-kecil begini. Jadi ada anggaran sekian puluh juta untuk perbaikan pipa bocor, atap miris (bocor), terus ada jalan yang rusak sedikit bisa diperbaiki.

Namun, dia meminta pemilik kios bersabar. Tesar berjanji segera memperbaiki jika angaran sudah bisa dicairkan. "Secepatnya jika anggaran sudah turun kami pasti akan perbaiki. Kami harap pemilik kios untuk bersabar," ucapnya.

Selain itu, untuk tahun 2020, pihaknya sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,1 miliar guna pemeliharaan jalan dan dreinase yang ada di Pasar Sentra Antasari.

"Tahun ini juga ada pemeliharaan, salah satunya yang paling besar pemweliharaan jalan dan dreinase di Sentra Antasari Rp 1,1 miliar," tukasnya