Minim Lampu, Kawasan Wisata Patung Bekantan Jadi Arena Mesum

Pengunjung mengeluhkan minimnya lampu penerangan di kawasan wisata Pantung Bekantan, Kelurahan Sungai Baru, Kota Banjarmasin. Padahal, lokasi ini salah satu maskot wisata Kota Banjarmasin di tepian Sungai Martapura.
Seorang pengunjung, Siti Nurhidayah asal Kecamatan Banjarmasin Barat, menyesalkan kondisi remang-remang di lokasi wisata Patung Bekantan. Menurut dia, pengunjung harusnya bisa menikmati panorama sekeliling di tengah malam hari yang bersisian dengan Sungai Martapura.
Alih-alih panorama indah, Siti justru resah melihat aksi mesum dan pacaran di bawah remang-remang. "Saya kan membawa anak, anak kecil lagi. Kalau begini melihat muda mudi pacaran, sentuh-sentuhan ini tidak baik bagi anak-anak saya," ucap Siti kepada banjarhits.id, Kamis 1 Agustus 2019.
Ia berkata Pemko Banjarmasin mestinya peduli terhadap lampu penerangan di lokasi wisata. Menurut Siti, aksi mesum muda-mudi di Siring Patung Bekantan mencoreng citra Kota Banjarmasin dan berdampak buruk bagi generasi muda.
"Ini tidak bagus untuk masa depan remaja di Banjarmasin. Seharusnya dikasih penerangan, agar tidak gelap-gelapan begini. Malah (Siring) Menara Pandang yang di sana terang, itu kan padahal icon buatan, tidak asli, dan bukan ciri khas Banjarmasin," cetus Siti membandingkan.
Adapun Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Kota Banjarmasin, Khuzaimi mengakui lampu penerangan dekat Patung Bekantan masih kurang. "Iya rencana ada rehab, secepatnya InsyaAllah," singkatnya.
