Penyetrum Ikan Kompak Serahkan Alat Setrum ke Polisi

banjarhits.id, Banjarmasin - Puluhan warga yang kerap menyetrum ikan di Kecamatan Batang Alai, Kota Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, menyerahkan peralatan setrum ikan ke aparat kepolisian setempat. Mereka beramai-ramai menumpang perahu klotok saat menyerahkan alat setrum ikan tersebut, Jumat (7/9/2018).
Seorang penyetrum ikan, Bani, mengatakan dihantui rasa bersalah ketika mencari ikan memakai alat setrum. Menurut dia, warga di Kecamatan Batang Alai, mayoritas bangga menekuni mata pencahatian pencari ikan, baik memakai peralatan tradisional atau alat setrum.
"Di sana memang kebanyakan warganya menggeluti usaha mencari ikan dari menggunakan perlatan seadanya (tradisional) sampai pakai alat setrum,” kta Bani kepada banjarhits.id ketika dihubungi melalui gawainya, Jumat (7/9/2018).
Menurut Bani, warga sukarela menyerahkan peralatan setrum mereka. Hal tersebut setelah warga dan aparat kepolisian melakukan musyawarah bersama hingga tercapai kesepakatan penyerahan peralatan setrum ikan tersebut.
Sementara itu, Hendra yang mendapat kabar dari rekanan emergency HST, ia membenarkan ihwal penyerahan peralatan setrum ikan warga Batang Alai tersebut kepada aparat kepolisian.
"Itu bentuk kesadaran warga kepada lingkungan, akibat setrum itu sangat merugikan seperti membuat ikan kecil mati," ujar Hendra.
Hendra berharap warga lainnya mengikuti langkah pencari ikan di Kecamatan Batang Alai yang dengan sukarela menyerahkan perlatan strum ikan. Menurut dia, penyetruman ikan merugikan lingkungan dan habitat ikan.
“Perlatan setrum itu juga sangat membahayakan bagi siapa saja yang menggunakannya. Sudah sering jatuh korban akibat pengguna setrum ikan terkena arus listrik miliknya,” tutup Hendra. (Hanafi)
