kumparan
15 Apr 2019 11:56 WIB

Perlihatkan Pantat, Riduansyah Dibacok hingga Tewas

Pelaku Riduansyah ketika menyerahkan diri di Mapolsek Banjarmasin Selatan, Minggu (14/4). Foto: Istimewa
Tak terima diolok-olok, M Harto (31) membacok Riduansyah (37) hingga tewas. Menurut Harto, korban dalam keadaan mabuk ketika mendatangi rumahnya di Jalan Simpang Limau, Kota Banjarmasin.
Harto terpaksa menebas korbannya karena Riduansyah hendak meminta uang dalam kondisi mabuk. Korban seorang warga lingkungan RT 21, Jalan Tatah Belayung, Kota Banjarmasin. Beres meminta duit, kata Harto, korban mengolok-olok dengan memperlihatkan pantat di hadapan pelaku dan orang tuanya.
"Saya emosi lalu mengambil pisau. Saya mencari Riduan hingga bertemu di Jalan Simpang Limau, Banjarmasin Selatan pada Sabtu (13/4) malam," ujar M Harto ketika bercertia ke wartawan banjarhits.id, Thania Ang pada Senin (15/4).
Harto langsung memukul korban seraya bertanya apa maksud mempertontonkan pantat. Lantaran korban hendak melawan, pelaku lekas menusukkan pisau ke badan belakang korban beberapa kali.
Pelaku meninggalkan korban di lokasi. Warga yang melihat korban membawanya ke Intalasi Gawat Darutat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin. Lima jam setelah mendapat perawatan medis, Riduansyah tewas dengan tiga luka tusuk di badan belakang.
Kapolsekta Banjarmasin Selatan Kompol H Najamuddin Bustari, membenarkan peristiwa tersebut. Polisi masih pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku yang menyerahkan diri pada Minggu (14/4) siang.
"Pelaku sebelumnya berada di Martapura dan sempat mampir ke Masjid Gambut, untuk sholat Dzuhur. Baru pelaku menyerahkan diri diantar ketua RT setempat ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan. Pelaku juga mengakui kesalahannya," tutupnya.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan