Konten Media Partner

Polisi Kalsel Tetapkan 20 Tersangka Pembakar Lahan

banjarhits

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabidhumas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifai (dua dari kiri) saat silaturahmi bersama pers di Mapolda Kalsel, Selasa (24/9/2019). Foto: Zahidi/banjarhits.id
zoom-in-whitePerbesar
Kabidhumas Polda Kalsel AKBP Mochamad Rifai (dua dari kiri) saat silaturahmi bersama pers di Mapolda Kalsel, Selasa (24/9/2019). Foto: Zahidi/banjarhits.id

Jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan membekuk puluhan orang diduga pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Provinsi Kalimantan Selatan, terhitung sejak Juli hingga September 2019.

Hal ini diungkap Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes Mochamad Rifai. Ia mengatakan selama Juli hingga medio September 2019, satgas karhutla mencatat sedikitnya ada 200 kejadian karhutla.

"Dari 200 kejadian ini sudah ditetapkan 20 tersangka," ungkap Mochamad Rifai kepada banjarhits.id saat silaturrahim Humas Polda Kalsel bersama wartawan di ruang Bidang Humas Polda Kalsel, Selasa (24/9).

Ia membeberkan, tersangka pembakaran hutan dan lahan terbagi dua, yakni satu bagian yang ditangani oleh polisi kewilayahan dan satu bagian ditangani oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.

Menurut dia, penangkapan terduga pelaku karhutla hasil dari kerja kepolisian kewilayahan yakni Polres Hulu Sungai Selatan, Balangan,Tanah Laut dan Hulu Sungai Tengah.

"Kalau yang pelaku perorangan itu ditangani polres masing-masing, kalau yang koorporasi baru ditangani oleh Polda Kalsel," ucapnya. Namun, ia mengunci mulut ketika disinggung nama dua korporasi ini.

Rifai menyebut, hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap 20 tersangka. Dari 20 tersangka ini, kata dia, sudah ada 2 tersangka yang merupakan bagian dari koorporasi.

"Saat ini ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Kalsel kalau yang koorporasi ini," katanya. Ia menambahkan kasus karhutla sudah menjadi atensi jajaran Kepolisian, tidak hanya penanganan, namun pencegahan juga dilakukan dengan berbagai upaya.

"Kepolisian akan selalu membantu program pemerintah dalam mencegah karhutla ini," tutupnya.