Konten Media Partner

Secuil Kisah Ustaz Arifin Ilham: Sering Bolos saat SMP di Banjarmasin

banjarhits

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SMPN 1 Banjarmasin, tempat Ustaz Arifin Ilham pernah menimba ilmu selama dua tahun. Foto: Zahidi/banjarhits.id
zoom-in-whitePerbesar
SMPN 1 Banjarmasin, tempat Ustaz Arifin Ilham pernah menimba ilmu selama dua tahun. Foto: Zahidi/banjarhits.id

Lahir pada 8 Juni 1969 dari pasangan KH Ilham Marzuki dan Hj Nurhayati, masa kecil sosok almarhum Ustaz Arifin Ilham dihabiskan di Kota Banjarmasin. Ia pun sempat mengenyam pendidikan di SMPN 1 Banjarmasin.

Ketika beranjak dewasa, Arifin Ilham dikenal sering bolos sekolah, tapi selalu mendapat nilai yang lumayan bagus ketika ujian sekolah. Hal ini disampaikan seorang guru SMPN 1 Banjarmasin, Adi Ambar Permana.

Adi menceritakan, saat almarhum Arifin Ilham masih duduk di kelas VIII SMPN 1 Banjarmasin, ia sering tidak masuk kelas. Meski begitu, almarhum mampu menempatkan diri sebagai murid berprestasi.

"Meski saya tidak sempat mengajar pak kiai (Arifin Ilham) ini, namun saya sempat menemui masa-masa di mana pak Arifin Ilham menimba ilmu di sini. Kebetulan saya pindah dari Jawa ke Banjarmasin tahun 1983 dan bertugas sebagai tenaga pendidik mata pelajaran PPKN dan Bahasa Indonesia kelas VII. Saat itu, kiai sudah kelas VIII dan sebentar saja saya sempat menemui beliau," ucap Adi Ambar kepada wartawan banjarhits.id, Kamis (23/5/2019).

Menurut Adi, guru kelas sering mencari-cari Arifin Ilham ke tempat tinggalnya akibat kerap bolos sekolah.

"Saya juga pernah mencari yang mana anaknya. Nanti hari ini masuk, nanti dua sampai tiga hari ke depan tidak ada lagi. Masuk lagi, sampai saya ingat betul mencari anak ini ke alamat rumahnya di Jalan Sutoyo S, karena jarang masuk sekolah," kenang Adi.

Namun, Adi mengakui Arifin Ilham dikenal cerdas dan sering mendapat nilai akademik yang bagus.

Arifin Ilham masuk ke SMPN 1 Banjarmasin pada tahun ajaran 1981, namun tidak tamat lantaran pindah ke Pondok Pesantren Darunnajah Ululajmi, Jakarta, pada 1983. Saat akan menelusuri berkas akademiknya, Tata Usaha SMPN 1 Banjarmasin juga kesulitan menemukannya karena berkas yang masih tersimpan hanya murid angkatan 1984 ke atas saja.

"Namanya juga zaman dulu kan, banyak yang putus sekolah. Jadi saya kira beliau berhenti, karena jarang sekali di pengujung kelas VIII pak Arifin Ilham masuk sekolah. Padahal nilainya bagus-bagus, menurut teman-teman yang sempat ngajar dulu ceritanya yang saya ingat demikian," ucap Adi.

Agar lebih dekat mengenal sosok Arifin Ilham, Adi menyarankan banjarhits.id bertemu dengan Waluyo, guru kelas Ustaz Arifin Ilham ketika kelas VIII. Menurut Adi, Waluyo sudah pindah tugas ke SMPN 24 Banjarmasin. Sayang, saat ditelusuri ke SMPN 24 Banjarmasin, sosok Waluyo sudah pensiun sejak 2018.

Ustaz Arifin Ilham meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker getah bening di Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia, pukul 22.30 waktu setempat, Rabu (22/5). Jenazah akan dimakamkan dan disalatkan di Ponpes Az Zikra, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.

embed from external kumparan