Sulit Tebang Pohon Berhantu, Warga Minta Bantuan Pemko Banjarmasin

Beberapa warga lingkungan Gang Haidar RT 06 dan 07, Jalan Pangeran Samudera, Kelurahan Kertak Baru Ulu (KBU), Kecamatan Banjarmasin Tengah, mengadukan adanya pohon beringin berhantu umur ratusan tahun di lingkungan setempat. Warga resah karena pohon ini kerap mengganggu aktifitas warga dengan berbagai gangguan mistis.
Hal ini diungkap oleh Kasubbag Pegelolaan Pengaduan Lapor Baiman, Bagian Humpro Setdako Banjarmasin, Novri Gita ketika sosialisasi lapor di Kelurahan KBU. Novri menerima pengaduan masyarakat soal pohon berhantu yang dianggap masyarakat sangat meresahkan.
"Ada laporan masuk ke kami saat sosialisasi tadi pagi bahwa ada pohon berhantu yang tidak bisa dipotong oleh masyarakat," ujar Novri Gita kepada wartawan banjarhits.id, Kamis (25/7/2019).
Sesuai informasi yang dihimpun dari laporan itu, kata Novri, warga sudah berupaya menebang pohon berhantu karena rantingnya menjuntai ke pemukiman milik warga sekitar.
"Katanya ada ranting ranting yang menutupi toko dan pemukiman warga disana. Saat warga ingin memotong selalu diganggu dengan suara-suara mistis dan saat malam hari tak sedikit warga yang melihat penampakan," ucap Novri.
Ia meneruskan laporan tersebut kepada intansi berwenang agar menindaklanjuti permohonan warga seperti yang tercantum atau termuat dalam laporan yang diterima Lapor Baiman pada hari ini.
Untuk mengkonfirmasi laporan ini, wartawan banjarhits.id berupaya ke lokasi untuk mendapat informasi kebenarannya. Banjarhits.id mewawancarai Ketua RT 06, RT 07, serta penduduk tertua di lingkungan setempat, Katminah (65 tahun).
Katminah membenarkan ada gangguan mistis berupa suara-suara anak kecil dan perempuan menangis di dalam rimbun pohon beringin tersebut. Menurut dia, suara mistis semakin keras saat mendekat ke satu titik tepat disamping toilet umum yang berada di bawah pohon tersebut.
"Ada disitu tuh yang dekat toilet ngeri pokoknya nak, ada penunggunya. Bahkan ada warga disini yang sering melihat anak kecil berayun," bebernya.
