Konten Media Partner

Terdampak Pipa Air Bocor, Budi Minta Ganti Rugi Rp20 Juta

banjarhits

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Budi Agung menunjukkan barang elektroniknya rusak akibat kecipratan air pipa PDAM Bandarmasih. Foto: Zahidi/banjarhits.id
zoom-in-whitePerbesar
Budi Agung menunjukkan barang elektroniknya rusak akibat kecipratan air pipa PDAM Bandarmasih. Foto: Zahidi/banjarhits.id

Satu unit rumah yang terdiri dari satu kepala keluarga atas nama Budi Agung menjadi korban insiden pecahnya pipa PDAM Bandarmasih intake Sungai Tabuk di Desa Abumbun Jaya, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Jum'at (15/2/2019) petang.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pasalnya semua barang elektronik di dalam rumah itu mengalami kerusakan total. Budi menceritakan kronologi kejadian bermula dari lima hari yang lalu.

Sebelumnya, kata Budi, sudah terjadi rembesan air dengan volume kecil. Ia berasumsi rembesan air itu hanya miris kecil saja. Lima hari kemudian, Budi terkejut tiba-tiba semburan air keluar dari titik tersebut dengan ketinggian tiga-empat meter.

Air bercampur lumpur menghujani rumah tempatnya tinggal. Air memicu konsleting listrik dan kerusakanbarang elektronik miliknya, seperti komputer tablet dua unit, televisi satu unit, dan sound system satu unit.

“Bekas konslet ini yang disebabkan semburan air kemarin. Bahkan pakaian kami saja tidak satupun terselamatkan mau bagaimana lagi, namanya musibah ya kami berfikir melarikan diri saja yang terpenting menyelamatkan diri, ucap Budi Agung kepada wartawan banjarhits.id, Zahidi, Sabtu (16/2).

Selain itu, Budi meminta pihak PDAM Bandarmasih agar mengganti semua kerusakan barang elektroniknya senilai Rp 20 juta.

Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Yudha Ahmadi membenarkan kerugian yang terjadi akibat insiden pecahnya intake sungai tabuk. Ia berjanji secepatnya mengganti semua kerugian yang diderita oleh keluarga Budi Agung.

"Ada nanti kami ganti kerugian yang menimpa pak Budi ini kita hitung nanti setelah perbaikan selesai, kita akan tanggung jawab sepenuhnya," kata Yudha.

embed from external kumparan