Konten Media Partner

YouTuber Pemadam Kebakaran Raup Uang Rp 10 Juta Sebulan

banjarhits

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ibnul Hamid, petugas BPBD Banjarmasin dan relawan pemadam api. Foto: istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ibnul Hamid, petugas BPBD Banjarmasin dan relawan pemadam api. Foto: istimewa

Seorang personel pemadam kebakaran (damkar), Ibnul Hamid (23) punya kesibukan lain di sela menunaikan tugas sebagai juru pemadaman api. Ia kerap mengabadikan aneka momen ketika sedang berjibaku memadamkan si jago merah.

Lewat akun official Ibnul Jamil, video-video itu diunggah sejak 28 Maret 2013. Mengacu data social blade, YouTuber Ibnu Jamil mendapat penghasilan Rp 2,7 juta perbulan. Adapun akun miliknya punya 49,5 ribu subscriber.

"Mengenai pendapatan uang dari hasil Youtubers per bulannya mentok mencapai Rp 10 Juta. Jika ramai orang menonton bisa mencapai Rp 5 Juta - Rp 7 Juta, dan sepi hanya Rp 1,4 juta perbulannya. Tergantung viewers dari video itu," kata Ibnul Hamid kepada wartawan banjarhits.id, pada Selasa (5/11) sore.

Jika viewers videonya meningkat, maka penghasilan setiap bulannya bertambah. Sementara, video viewsnya sebesar 7.997.706 Juta penonton.

Ia meletakkan kamera Go Pro Hero 4 di ujung helm safety seorang pemadam untuk merekam video segala momen kejadian kebakaran. Pria asal Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, itu tergabung di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin.

"Channel ini memang pribadi, tidak mengatasnamakan BPK (Barisan Pemadam Kebakaran, red) atau semacamnya. Namun, uangnya dikembalikan ke sosial lagi," imbuhnya.

Ibnul Hamid. Foto: istimewa

Di Kota Banjarmasin, kata Ibnul, belum ada YouTubers yang mengambil peran untuk merekam segala kejadian di tempat kebakaran.

Sebab itu, Ibnul ingin membuktikan relawan petugas pemadam kebakaran memiliki ketangkasan terhadap setiap peristiwa di tempat kejadian perkara (TKP).

video youtube embed

"Uangnya dikembalikan buat masyarakat lagi, tentu kami belikan alat-alat pemadam kebakaran seperti mesin. Selain itu, keperluan lain juga ingin membeli ambulans dari hasil tabungan YouTube saya," kata pemuda kelahiran 1996 itu.

Menurut Ibnul, relawan swasta BPK sudah banyak di setiap sudut gang dan komplek di Kota Banjarmasin.

"Karena uangnya dari masyarakat di Indonesia. Ya, kita kembalikan buat mereka, sebab yang nonton tidak hanya di Banjarmasin tetapi dari luar wilayah juga," kata dia.

Ibnul berharap adanya video kebakaran yang diuploadnya ke YouTube bisa memotivasi masyarakat di Indonesia dari pengalaman petugas relawan pemadam.

"Semoga mereka yang menonton jadi menambah nilai sosialnya dan kepedulian terhadap masyarakat," pungkasnya.

embed from external kumparan