Konten Media Partner

Ledakan Tabung Karbit di Gorontalo Tewaskan 1 Bocah

banthayo.idverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ledakan tabung karbit terjadi di Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Sabtu, (8/2). Foto: Dok istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ledakan tabung karbit terjadi di Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo. Sabtu, (8/2). Foto: Dok istimewa

BANTHAYO.ID, GORONTALO - Sebuah ledakan tabung karbit terjadi jelang perayaan cap gomeh, tepatnya di ruas Jalan MT Haryono, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (8/2

Beni Umar, pedagang balon gas dilarikan ke rumah sakit terdekat, karena mengalami luka parah. Foto: Dok istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Beni Umar, pedagang balon gas dilarikan ke rumah sakit terdekat, karena mengalami luka parah. Foto: Dok istimewa

Ledakan tabung milik seorang pedagang balon gas dengan nama Beni Umar (45) ini mengakibatkan tiga orang luka-luka dan satu tewas. Korban luka-luka adalah Misna Udinkare (usia 43 tahun), Mohamad Afdal (usia 8 tahun) dan Aldi Petarola (usia 8 tahun). Ketiganya terpaksa harus dibawa ke rumah sakit terdekat. Korban meninggal atas nama Putri Anisa Usman (usia 10 tahun).

Putri Anisa, bocah berusia 10 tahun tewas akibat ledalan tabung karbit. Foto: Dok istimewa

Dari keterangan polisi yang diambil dari sejumlah saksi di tempat kejadian, Beni Umar sedang berjualan balon gas dengan menggunakan becak motor (bentor). Tepat pukul 18.05 WITA, tiba-tiba terdengar ledakan keras.

Ledakan tabung milik seorang pedagang balon gas mengakibatkan tiga orang luka-luka dan satu tewas. Foto: Dok istimewa

Kanit Reskrim Polsek Kota Timur, AIPDA Ibrahim menjelaskan, kejadian ini diduga dipicu bocornya tabung karbit Saat kejadian, terdapat satu buah tabung karbit dengan tinggi 180 cm yang disandar di bentor.

Ledakan tabung milik seorang pedagang balon gas mengakibatkan tiga orang luka-luka dan satu tewas. Foto: Dok istimewa

"Hal itu diduga menjadi pemicu ledakan. Saat ini kepolisian terus menyelidiki penyebab pasti ledakan tersebut," tutup Aipda Ibrahim.

---