Konten dari Pengguna

Jembatan Peninggalan Belanda di KedengLembu Glenmore Berusia 1 Abad Lebih.

BANYUWANGI CONNECT

BANYUWANGI CONNECTverified-green

membacalah walau sebentar

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari BANYUWANGI CONNECT tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jembatan Peninggalan Belanda di KedengLembu Glenmore Berusia 1 Abad Lebih.
zoom-in-whitePerbesar

Perkebunan Kendenglembu berada di desa Karangharjo Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Berjarak 10KM dari Kota/Stasiun Glenmore.

Perkebunan ini dibangun oleh Belanda dan merupakan perkebunan milik swasta di jaman Pemerintah Belanda yang bernama L.M.O.D.David Berni (N.V. Rubber Culltur Mij Kendenglembu Cs.) antara Tahun 1900an. Kebun Kendenglembu CS tanggal 11 Desember tahun 1957 masih dikuasai oleh N.V. Rubber Culltur Mij.Sejak tanggal 12 Desember 1957 dikuasai oleh P.P.N.[Perusahaan Perkebunan Negara]

Jembatan yang saat ini masih tetap di gunakan oleh masyarakat sekitar. Lebih satu abad jembatan ini berdiri mulai dibangun mulai tahun 1914. Jembatan Kudung dibangun oleh perusahaan swasta Belanda yang bernama Landbouw Maatschappij Onderneming David Bernie (NV Rubber Cultur Mij Kendenglembu).

Istilah kudung berasal dari bahasa Indonesia yang berarti penutup kepala. Jembatan tersebut memiliki atap sehingga diberi nama oleh masyarakat setempat Jembatan Kudung.

Jembatan Peninggalan Belanda di KedengLembu Glenmore Berusia 1 Abad Lebih. (1)
zoom-in-whitePerbesar

Jembatan Kudung ~ Kendenglembu 1914 [ Arsip.Perk.Kendeng Lembu ~ Glenmore]

Pembangunan jembatan itu dilakukan pada 1914, dan hingga kini memiliki peran penting di Kebun Kendenglembu. Selain sebagai sarana penghubung kegiatan perusahaan dan kegiatan kemasyarakatan, jembatan itu juga banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara karena keunikannya.

Salah satu keunikannya adalah seluruh kerangka terbuat dari kayu, dimana sejak dibangun hingga saat sekarang kayu yang digunakan belum pernah diganti (belum rusak).

Banyak Peninggalan Belanda yang masih Terawat dengan Baik dan dikelola Sebagai agro Wisata Perkebunan dan sampai saat ini banyak keturunan belanda yang Berwisata di Perkebunan ini