7 Fakta Khairunisa, Hilang 4 Bulan dan Ditemukan Tinggal Tengkorak

Karimun - Hilang sejak 6 Mei 2019, usai lebaran Idul Fitri, Khairunisa, gadis berusia 15 tahun asal Teluk Air, Kecamatan Karimun, akhirnya ditemukan sudah menjadi tulang belulang.
Sebelumnya, penemuan kerangka manusia sempat membuat geger warga di RT 03/02, Kampung Tengah, Kelurahan Lubuk Semut, Kabupaten Karimun, Jumat (25/10).
Usai dilakukan identifikasi oleh pihak keluarga, diduga kuat tengkorak manusia tersebut merupakan Khairunisa yang hilang sejak empat bulan lalu.
Kasus ini sedang diselidiki polisi. Sebelumnya, kabar penyekapan Khairunisa sempat berembus beberapa bulan lalu. Khairunisa diduga disekap di sebuah rumah.
Berikut beberapa fakta yang dihimpun Batamnews sejak hilangnya Khairunisa:
1. Sempat Dikabarkan Disekap
Warga sempat heboh soal adanya penyekapan di Perumahan Mentari Klasik, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Minggu (17/6). Apalagi Bhabinkambtibmas beserta beberapa orang anggota Polsek Tebing datang ke perumahan itu dan menyisir area rumah kosong dan kawasan hutan.
Hal ini setelah seorang pria bernama Dul ditangkap polisi di Sungai Guntung, Dumai, Provinsi Riau. Pihak keluarga mencurigai Dul bertanggungjawab atas hilangnya Nisa.
Namun usai penyisiran itu, Kapolsek Tebing AKP, Fian Agung Wibowo, yang dikonfirmasi batamnews, memastikan tidak ada penyekapan di perumahan itu. Pihak kepolisian telah menyelidiki informasi yang berembus di tengah masyarakat. Bahwa ada seseorang yang disekap di Perumahan Mentari Klasik.
"Kami koorporatif, adanya informasi makanya dilakukan pengecekan. Tapi, untuk kasus penyekapan itu saya sudah pastikan tidak ada," kata Fian, Senin (17/6).
2. Ada Sosok Bernama Dul
Keluarga Nisa kabarnya melacak pria bernama Dul dan menangkapnya bersama warga setempat di Guntung, Riau, saat itu. Untuk menghindari keributan, polisi setempat mengamankan Dul untuk menghindari amuk warga.
"Yang nangkap awalnya bukan polisi. Tapi keluarganya, lalu minta tolong untuk mengamankan sama polisi untuk hindari amukan warga," kata Kapolsek Tebing, AKP Fian.
Jang, pihak keluarga Nisa yang pergi menjemput pria bernama Dul ke daerah Guntung, menyebutkan bahwa hilangnya Nisa juga sama dengan waktu hilangnya Dul. Dul sempat tidak bisa ditemukan oleh pihak keluarga Nisa.
3. Nisa Biasa Berjualan Air Tebu di Puan Maimun
Pihak keluarga juga menemukan sepeda motor yang biasa digunakan Nisa. Motor tersebut milik tempat Nisa bekerja berjualan air tebu di Bazar Puan Maimun.
Nisa, disebutkan juga masih ada hubungan tali persaudaraan dengan Dul. Namun, melihat sikap dan gelagatnya berbeda dari Dul, timbul rasa curiga keluarga.
Namun, kecurigaan keluarga terhadap Dul karena melihat kedekatan Nisa dengan pria itu. Bahkan Dul juga disebut pihak keluarga memberikan sejumlah barang-barang kepada gadis remaja yang baru lulus SMP itu.
"Sampai celana dalamnya pun dibelikan. Sempat Khairunisa ada HP, katanya dibelikan gurunya, tapi kami tanya gurunya itu tidak ada membelikan HP," ujar bibi Nisa, Siti.
Namun karena tak cukup bukti, Dul akhirnya dibebaskan. Belum ada informasi lanjutan terkait keberadaan Dul saat ini.
Meninggalkan Rumah dengan Baju Bermotif Bunga
Nisa meninggalkan rumah dengan menggunakan baju motif bunga warna maroon dan jilbab berwarna hitam. Nisa memiliki ciri-ciri fisik, tinggi badan 157 cm dan berkulit sawo matang.
5. Polisi Karimun Temukan Jilbab hingga Parfum di Lokasi Penemuan Kerangka Manusia
Di lokasi penemuan tulang belulang di semak-semak yang ada di Kampung Tengah, Kelurahan Lubuk Semut, Kabupaten Karimun, Jumat (25/10), warga dan petugas juga menemukan pakaian perempuan berupa baju berwarna merah lengan panjang motif bunga dan jilbab warna hitam.
Selain itu, ada juga celana panjang warna abu-abu merek Martin, tas sandang wanita warna gelap, botol minyak wangi, botol pemutih pakaian, dan uang berjumlah Rp 270.000.
Pihak Keluarga Khairunisa Mengidentifikasi Temuan Kerangka
Adalah ibunda dan saudara kandung Khairunisa yang langsung mengenali barang dan pakaian yang ditemukan di lokasi penemuan kerangka manusia di Teluk Air. Kabar itu sebelumnya tersebar luas, sehingga keluarga yang kehilangan Nisa datang untuk memastikan penemuan kerangka manusia itu.
Mereka kemudian langsung menuju ke Rumah Sakit HM Sani Karimun. Setibanya di sana, tangis pun pecah setelah petugas memperlihatkan ciri-ciri dan barang-barang yang ditemukan. "Ya Allah, anakku," ucap Siti Rahana, ibu Nisa, dengan berurai air mata.
7. Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi menyatakan akan melakukan penyelidikan intensif. Apakah ada inidikasi pembunuhan dalam kasus ini.
"Kamis masih selidiki, bisa jadi karena bunuh diri, atau karena penyebab lainnya," ucap Kanit Reskrim Polsek Balai Karimun, Iptu Brasta Pratama Putra, di RSUD Muhammad Sani, Jumat (25/10).
Brasta juga menyampaikan saat pertama ditemukan, tulang belulang itu ditemukan, masih melekat pakaian yang diyakini dikenakan Khairunisa saat hilang. Seperti baju merah lengan panjang dengan motif bunga dan celana panjang abu-abu.
"Keluarga kandung memastikan itu saudari Khairunisa. Itu disebutkan setelah melihat barang-barang yang dikenakan korban pas terakhir meninggalkan rumah," kata Brasta.
(fox/aha)
*Baca berita lainnya di Batamnews.co.id
Berita ini pertama kali terbit di Batamnews.co.id
