Kumparan Logo
Konten Media Partner

GP Ansor Desak Pemerintah Tutup Holywings Batam

BATAMNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengurus GP Ansor mendatangi Dinas PM-PTSP Batam mendesak penutupan Holywings.
zoom-in-whitePerbesar
Pengurus GP Ansor mendatangi Dinas PM-PTSP Batam mendesak penutupan Holywings.

Batam, Batamnews - GP Ansor Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengapresiasi kinerja OPD yang sudah melakukan sidak untuk meninjau ulang kembali izin Holywings Batam.

Di sisi lain, pihaknya meminta kepada instansi yang berwenang untuk menutup operasional Holywings karena hasil dari sidak kemarin ada beberapa izin yang belum dikantongi.

"Di DKI Jakarta ada 12 outlet yang ditutup oleh pemerintah daerah karena ada izin yang belum dilengkapi. Akan tetapi kenapa di Batam, kok, malah dibiarkan, padahal ada juga izin yang belum dilengkapi oleh pihak Holywings," ujar Wakil Sekretaris GP Ansor Batam, Muhammad Kamal Yusuf, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Holywings Tutup 36 dari 38 Outlet se-Indonesia, Batam dan Manado Masih Buka

Dia menyampaikan, dalam isi surat yang ditujukan ke PTSP BP Batam, DPMPTSP Pemko Batam dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) meminta untuk segera menutup operasional Holywings.

"Kami meminta kepada instansi terkait untuk segera menutup operasional Holywings Batam, mengingat Holywings Batam sudah beroperasi sekitar sebulan lebih terhitung mulai 12 Mei 2022 karena ini harus diselaraskan dengan dikembangkannya dunia pariwisata di Kota Batam," katanya.

Baca juga: GP Ansor Soroti Izin Holywings Batam

Kamal pun menegaskan, jika tidak ada tindakan yang serius, nyata dan signifikan, GP Ansor akan melakukan tindakan sepihak.

"Jika dalam kurun waktu 3x24 jam surat ini tidak ada tanggapan, maka kami akan melakukan tindakan sendiri dengan jalur lain di Holywings Batam," pungkas dia.

(jun)

Baca berita lainnya di www.batamnews.co.id

Berita ini pertama kali terbit di

embed from external kumparan