Konten dari Pengguna

Gaya Hidup Eco-Friendly: Untuk Perubahan Lingkungan yang Lebih Baik

Viona Prita

Viona Prita

Full-time Human Resource Officer. Part-time traveler. Enjoys exploring and learning new things

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Viona Prita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gaya hidup ramah lingkungan sebenarnya bukan hal yang jauh atau sulit dilakukan. Kita tidak perlu langsung jadi aktivis atau ikut gerakan besar. Cukup mulai dari kebiasaan kecil sehari-hari yang bisa bantu kurangi dampak buruk ke bumi.

Contohnya, hal sederhana kayak bawa botol minum sendiri ke kampus atau kantor. Selain hemat, kamu juga bantu kurangi sampah plastik. Atau, pas belanja di minimarket, kamu bisa tolak kantong plastik dan bawa tas belanja sendiri dari rumah.

dok. pribadi
zoom-in-whitePerbesar
dok. pribadi

Banyak anak muda sekarang juga mulai sadar pentingnya pilih barang yang tahan lama, bukan sekadar ikut-ikutan tren. Misalnya, beli pakaian yang memang sering dipakai, bukan yang cuma buat foto-foto sekali terus disimpan. Dengan begitu, kita tidak cuma hemat uang, tapi juga bantu kurangi limbah dari industri pakaian yang jumlahnya banyak banget.

Kalau kamu suka makan di luar, coba deh kurangi pakai sedotan plastik. Sekarang udah banyak kok yang bawa sedotan sendiri dari stainless steel atau bambu. Sekilas kelihatan sepele, tapi kalau dilakukan terus-menerus, dampaknya besar banget buat lingkungan.

Selain itu, hemat listrik dan air juga bagian dari gaya hidup ramah lingkungan. Matikan lampu atau kipas angin kalau tidak dipakai. Pakai air secukupnya saat mandi atau cuci piring. Hal kecil kayak gini kalau dilakukan banyak orang, bisa bantu banget untuk jaga bumi kita tetap nyaman.

Bahkan saat kita jalan kaki atau naik sepeda di atas aspal yang panas pada saat siang hari, kadang kita baru sadar betapa panasnya cuaca sekarang. Itu salah satu tanda bahwa bumi sedang butuh perhatian. Dengan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, kita bisa membantu mengurangi penyebab suhu ekstrem seperti ini.

Yang terpenting, tidak harus langsung berubah total. Cukup mulai dari satu kebiasaan baik dulu. Lama-lama bisa berkembang jadi gaya hidup yang lebih peduli lingkungan.

Intinya, jadi anak muda yang peduli lingkungan itu bukan cuma keren, tapi juga punya dampak nyata. Kita bisa mulai dari hal kecil, tanpa harus ribet atau mahal. Semakin banyak orang yang sadar dan ikut melakukan, makin besar perubahan yang bisa kita buat bersama-sama. Gaya hidup ramah lingkungan bukan tentang jadi sempurna, tapi tentang membuat pilihan yang lebih baik, sedikit demi sedikit. Karena kalau bukan kita, siapa lagi?

We don’t need a handful of people doing zero waste perfectly. We need millions of people doing it imperfectly.” – Anne Marie Bonneau