Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN-T IPB Kota Bandung berikan Tips Pengelolaan Keuangan

Bella Amadhea Febrianty

Bella Amadhea Febrianty

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bella Amadhea Febrianty tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyerahan poster sosialisasi manajemen keuangan di masa pandemi COVID-19
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan poster sosialisasi manajemen keuangan di masa pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 sudah masuk ke Indonesia sejak awal bulan Maret 2020. Hingga kini sebanyak 10.528 kasus yang telah terkonfirmasi di Jawa Barat. Hal tersebut yang melatarbelakangi diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) belakangan ini. Umumnya, masyarakat merasa terdampak oleh adanya Pemberlakuan PSBB tersebut. Diketahui, dampak bidang ekonomilah yang paling dirasakan masyarakat khususnya di Kecamatan Rancasari.

Pengelolaan keuangan yang baik sangat diperlukan pada era pandemi COVID-19 ini. Pengelolaan ini dapat diikuti oleh semua kalangan mulai dari kalangan yang sudah berumah tangga, mahasiswa yang merantau maupun para pekerja. Berikut manfaat diperlukan adanya pengelolaan keuangan.

  1. Membantu memberikan gambaran rill keuangan di kehidupan sehari-hari.

  2. Membantu meningkatkan efektivitas arus keuangan, baik dalam perolehan maupun penggunaan.

  3. Dapat mengendalikan keuangan sehingga harapannya dapat mencegah utang berlebih.

  4. Membuat keputusan keuangan yang lebih terarah dan tercapainya tujuan ekonomis.

  5. Mengantisipasi adanya resiko keuangan yang tak terduga di masa mendatang.

Poster Tips serta manfaat pengelolaan keuangan di masa pandemi COVID-19

Maka dari itu, kelompok KKN-T IPB Kota Bandung membuat poster dalam rangka sosialisasi pengelolaan keuangan keluarga di masa pandemi COVID-19 kepada masyarakat Kecamatan Rancasari.

Poster Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Keluarga di Masa Pandemi COVID-19

Pengelolaan Keuangan Keluarga di Masa Pandemi COVID-19, sebagai berikut.

  1. Pisahkan pendapatan : 40% (sehari-hari), 30% (menabung), 20% (investasi), 10% (darurat).

  2. Atur cash flow (aliran keuangan) dengan memperhatikan pemasukan dan pengeluaran setiap harinya.

  3. Membuat budget sangat penting untuk mengatur pengeluaran dengan memproporsikan jatah setiap pengeluaran berdasarkan pemasukan.

  4. Pencatatan pun juga sangat penting agar mengetahui cash flow setiap harinya

  5. Komunikasi dan jujur adalah 2 hal terpenting dalam kekeluargaan.

  6. Review kembali seluruh kegiatan setiap minggu atau setiap bulan sehingga dapat mengevaluasi pengambilan keputusan keuangan.