Konten dari Pengguna

Rumah Belajar KKN 34 UMSURA di Dukuh Sutorejo: Dari Ketukan Pintu Jadi Harapan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bella atta nathania angel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendampingan belajar melalui kegiatan membaca, menulis, berhitung, dan mewarnai bagi anak di Dukuh Sutorejo

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 34 Universitas Muhammadiyah Surabaya melaksanakan Program Kerja Bidang Pendidikan dan Literasi bertajuk Rumah Belajar di Kelurahan Dukuh Sutorejo, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya. Sebelum pelaksanaan kegiatan inti, mahasiswa KKN terlebih dahulu melakukan kegiatan pendekatan kepada anak-anak pada Selasa, 7 Juli 2026 (RW 4) dan Rabu, 8 Juli 2026 (RW 6). Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dengan anak-anak, mengenali kondisi serta kebutuhan belajar anak-anak di lingkungan setempat.

Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kredit: Kelompok 34 KKN UMSurabaya
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kredit: Kelompok 34 KKN UMSurabaya
Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kredit: Kelompok 34 KKN UMSurabaya

Program Rumah Belajar bertujuan meningkatkan motivasi dan semangat belajar anak-anak, membantu memahami materi pelajaran yang belum dikuasai di sekolah, mendampingi penyelesaian pekerjaan rumah (PR), serta memberikan edukasi guna mengurangi risiko putus sekolah dan mencegah tindakan bullying. Melalui program ini, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif sehingga setiap anak memperoleh kesempatan belajar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibedakan berdasarkan beberapa kategori/jenjang agar proses pembelajaran lebih efektif, yaitu TK, SD kelas 1-3, SD kelas 4-6, serta anak ABK dan putus sekolah. Materi yang diberikan meliputi pembelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung (penjumlahan, pengurangan, dan perkalian), serta kegiatan kreatif seperti mewarnai untuk meningkatkan minat belajar anak.

Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kredit: Kelompok 34 KKN UMSurabaya
Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kredit: Kelompok 34 KKN UMSurabaya

Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN memberikan bimbingan belajar secara gratis kepada seluruh peserta. Anak-anak memperoleh pendampingan dalam mengerjakan PR, pengulangan materi yang belum dipahami, serta pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing. Pendampingan juga diberikan kepada anak berkebutuhan khusus dengan pendekatan yang lebih personal dan penuh kesabaran agar mereka dapat mengikuti proses belajar dengan nyaman. Sementara itu, bagi anak yang telah putus sekolah atau berisiko putus sekolah, mahasiswa memberikan motivasi serta dorongan untuk kembali melanjutkan pendidikan dan tidak kehilangan semangat belajar.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mahasiswa KKN juga melaksanakan edukasi bertema "Stop Bullying dan Motivasi Pentingnya Pendidikan" dengan menghadirkan narasumber Adelin Aprilia Sari, S.Psi., M.Psi.T. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat memahami pentingnya menghargai perbedaan, menciptakan lingkungan belajar yang aman, serta menumbuhkan semangat untuk terus menempuh pendidikan.

Ketua KKN Kelompok 34 Universitas Muhammadiyah Surabaya Akbar Sandy Ramadhan menyampaikan, "Rumah Belajar kami hadir sebagai ruang belajar yang terbuka untuk semua anak, tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi mereka. Kami berharap setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus dan anak yang pernah putus sekolah, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Salah seorang peserta mengungkapkan "Belajar bersama kakak-kakak KKN sangat menyenangkan. Kami jadi lebih mudah memahami pelajaran, lebih percaya diri untuk bertanya, dan semakin semangat untuk terus belajar setiap hari."

Melalui lima kali pelaksanaan kegiatan, Program Rumah Belajar berhasil memberikan pendampingan belajar sesuai kebutuhan peserta, meningkatkan pemahaman materi sekolah, menumbuhkan motivasi belajar, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya pendidikan yang inklusif dan bebas dari bullying. KKN Kelompok 34 Universitas Muhammadiyah Surabaya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus mendukung pendidikan bagi seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus dan anak putus sekolah, sehingga tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

Sumber: Dokumentasi Pribadi. Kredit: Kelompok 34 KKN UMSurabaya