Konten Media Partner

Adu Mulut, Nasabah di Karanganyar Renggut Paksa Jilbab Pegawai BMT

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito. FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito. FOTO: Fernando Fitusia

KARANGANYAR - Sebuah video seorang nasabah pria yang merenggut paksa jilbab pegawai BMT Alfa Dinar, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, viral di media sosial.

Akun Instagram @majeliskopi08 mengunggah rekaman CCTV berdurasi 42 detik tersebut pada Rabu, (22/12/2021). Dalam video itu memperlihatkan seorang pria beradu mulut dengan pegawai BMT Alfa Dinar di loket.

Di tengah perdebatan, pria berbaju putih tersebut tiba-tiba menarik jilbab pegawai BMT Alfa Dinar hingga terlepas.

Hingga saat ini video tersebut telah ditonton sedikitnya 33 ribu kali dan mendapatkan 250 komentar dari netizen.

Saat dikonfirmasi Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito,mengatakan bahwa kasus tersebut tidak berkaitan dengan penodaan atau penistaan agama.

“Ini murni perkara hukum antara pelaku dan korban. Pelaku berinisial DHS sudah kami amankan,” beber Purbo, Kamis (23/12/2021).

Purbo menerangkan, kejadian tersebut didasari atas penolakan korban berinisial E saat pelaku mendatangi BMT guna menanyakan utang-utangnya.

“Tetapi karena sudah waktunya tutup, korban menyarankan agar datang keesokan harinya. Pelaku yang tidak terima dengan jawaban korban lalu melakukan hal tersebut,” kata Purbo.

Saat ini, imbuh Purbo, polisi masih memeriksa DHS dan berencana melakukan gelar perkara dalam 1x24 jam ke depan untuk menetapkan status tersangka.

Aparat juga telah mengumpulkan alat bukti kerudung dan rekaman CCTV. "Dugaan ancaman kekerasan pasal yang kami sangkakan adalah Pasal 335 KUHP.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, lanjut Purbo, DHS tidak berniat membuka kerudung E. “Tetapi hanya menariknya karena kecewa. Kebetulan yang terpegang itu kerudung,” urai Purbo.

(Fernando Fitusia)