Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2022, PT KAI Siapkan 4 Juta Tiket Kereta
·waktu baca 2 menit

SOLO - Guna mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2022, manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan lebih dari 4 juta tiket kereta.
Direktur Utama (Dirut) PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, pihaknya akan membuka posko mudik mulai H-10 hingga H+10 Lebaran dengan 4 juta tiket kereta yang disediakan.
Didiek memprediksi, akan terjadi peningkatan pemudik lantaran 2 tahun terakhir aktivitas mudik dilarang atau dibatasi pemerintah.
“Di kereta api juga demikian, di mana mudik angkutan Lebaran terakhir pada 2019. Tahun 2020 sama sekali tidak ada mudik, tahun 2021 ada mudik tetapi sangat terbatas karena protokol kesehatan yang sangat ketat,” terang Didiek, usai peresmian Masjid An-Nuur di Stasiun Balapan Solo, Rabu (13/4/2022).
Didiek juga menyebut, kemajuan penanganan pandemi COVID-19 serta pelonggaran aktivitas mudik akan memicu lonjakan pemudik yang cukup besar.
“Apalagi presiden sudah menyampaikan boleh mudik bagi yang sudah booster dan tidak ada syarat tes antigen.”
Saat ini, jumlah tiket yang sudah dibeli masyarakat berkisar 35 persen dari total tiket yag tersedia.
Perjalanan kereta, lanjut Didiek setiap hari ada sekitar 240-250 perjalanan dengan penumpang sebanyak 260 ribu setiap hari.
Untuk mengantisipasi membeludaknya penumpang, PT KAI sudah menyiapkan kereta tambahan dengan 35 perjalanan.
“Tapi akan dioperasikan secara fleksibel. Dari Kemenhub juga meminta KAI harus mengantisipasi peningkatan penumpang, tetapi dengan prokes ketat,” tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan memaksimalkan bus Batik Solo Trans (BST) untuk mengantisipasi penumpukan pemudik di stasiun.
“BST akan fokus di beberapa titik tertentu. Ini kami koordinasikan terus sebelum masuk masa arus mudik,” kata Gibran.
(Fernando Fitusia)
