ASEAN Para Games 2022 Terapkan Sistem Bubble per Cabor
·waktu baca 2 menit

SOLO - Pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 di Jateng bakal menerapkan sistem bubble, guna menekan potensi penularan COVID-19. Rencananya sistem bubble tersebut diterapkan per cabang olahraga (cabor).
“Rencana awal (bubble diterapkan) per negara, tapi sekarang per cabor. 1 cabor, 1 hotel. Jadi lebih gampang memantau penerapan protokol kesehatan,” ungkap Ketua Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (Inaspoc), Gibran Rakabuming Raka, usai rapat koordinasi persiapan ASEAN Para Games 2022 di Balai Kota Solo, Selasa (21/06/2022).
Bubble per cabor itu diklaim Gibran, juga didesain lantaran penyelenggaraan ASEAN Para Games 2022 berbarengan dengan rangkaian acara pertemuan G20 di Solo.
“Tapi sebenarnya relatif aman, karena atlet-atletnya nggak ke mana-mana, nggak jalan-jalan. Berangkat dari negaranya, landing, langsung landing ke hotel. Makan juga di hotel,” tutur Gibran yang juga menjabat Wali Kota Solo ini.
Direktur Kesehatan Usia Produktif dan Lansia Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kartini Rustandi menjelaskan, pihaknya tengah memastikan kelayakan pelayanan kesehatan, fasilitas untuk para atlet ASEAN Para Games dan penginapannya.
“Kita baru mau melihat tempatnya dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” jelas Kartini.
Kemenkes, kata Kartini, juga bakal memastikan penempatan petugas kesehatan di tiap venue pertandingan.
“Semua rumah sakit (di Solo dan sekitarnya) kami siapkan untuk berbagai kebutuhan, terutama penanganan cedera. Karena ini ASEAN Para Games, mungkin ada juga beberapa dokter penyakit syaraf dan sebagainya,” imbuh Kartini.
Meski demikian, Kemenkes tetap mempertimbangkan kemampuan rumah sakit dan jarak dengan venue ASEAN Para Games.
(Fernando Fitusia)
