Atasi Kecanduan Gadget, Siswa SMP di Solo Perbanyak Baca Kitab Suci

SOLO - Menyikapi semakin meningkatnya kasus kecanduan game online pada anak akhir-akhir ini di Kota Surakarta. SMP Negeri 15 Surakarta menanamkan pendidikan karakter pada anak dengan memperbanyak membaca kitab suci.
Hal tersebut dikatakan Kepala Sekolah SMP Negeri 15 Surakarta, Iswita Mulyahati, saat ditemui Bengawan News di perayaan puncak literasi yang diadakan oleh SMP Negeri 18 Surakarta, Rabu, (23/10).
"Di sekolah kami itu aturannya tidak boleh membawa HP, jam efektif belajar kami dari jam 7 pagi sampai 3 sore, jadi anak-anak otomatis tidak ada waktu untuk itu. Kami juga menanamkan pendidikan karakter kepada anak-anak, kalau jam 7 pagi itu di sekolah kami biasanya adakan literasi membaca kitab suci," terang Iswita Mulyahati.
Dengan memakai audio central untuk yang beragama Islam dan menggunakan ruang agama untuk yang beragama Kristen dan Katolik. Durasi masing-masing selama setengah jam, maka diharapkan dengan pembiasaan seperti itu dapat mengurangi hal-hal negatif.
"Jadi itu ditunggu gurunya pada jam pertama, dengan seperti itu manfaatnya banyak sekali, kami malah bisa khatam 2 kali. Bukan hanya terhindar dari kecanduan gadget saja, hal-hal negatif juga bisa jauh dari anak-anak," tambah Iswita Mulyahati.
Iswita selalu menyampaikan kepada anak murid didiknya untuk menguasai bidang informasi teknologi tetapi jangan sampai dikuasai olehnya.
"Saya selalu bilang kepada anak-anak, kamu harus menguasai informasi teknologi (IT) termasuk hp dan komputer, tetapi jangan mau dikuasai, jadi itu yang selalu saya sampaikan kepada anak anak. Kalau sudah dikuasai jadi lupa waktu, lupa belajar, dan lain sebagainya," terang Iswita Mulyahati.
(Fernando Fitusia)
