Bangunan Bersebelahan, Masjid dan Gereja di Kratonan Solo Siap Ibadah Bergantian

SOLO-Sikap toleransi dan saling menghargai tercermin dari Masjid Al Hikmah dan Gereja Kristen Jawa yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kratonan, Solo. Dua tempat ibadah yang bersebelahan itu saling memberi kesempatan untuk beribadah pada Kamis (13/05/2021).
Hari Raya Idul Fitri pada tahun ini bertepatan dengan peringatan Kenaikan Isa al Masih. Jemaah di dua tempat ibadah itu akan melakukan peribadahan secara bergantian agar tidak saling terganggu.
"Karena perayaan bersamaan, kami menata jadwal ibadah pada sore hari," kata Pendeta Gereja Kristen Jawa Joyodiningratan, Nunung Istining Hyang, Rabu (12/05/2021). Sedangkan pagi harinya mereka memberi kesempatan kepada jemaah masjid untuk menggelar Salat Idul Fitri.
Biasanya, peribadatan dalam peringatan Kenaikan Isa al Masih selalu diikuti oleh banyak jemaat. Namun, tahun ini ini acara hanya diikuti oleh sekitar 80 jemaat. "Lainnya mengikuti secara daring," kata Nunung.
Menurutnya, kedua tempat ibadah itu sudah terbiasa mengedepankan sikap saling toleransi dan saling menghargai. Simbol kerukunan dibuat melalui sebuah prasasti dan tugu yang dibangun tepat di batas antara masjid dan gereja.
Hubungan yang harmonis itu sudah terbangun sejak 1947 silam, saat gereja yang sudah berdiri itu memberikan izin pembangunan musala di sebelahnya. Lama kelamaan musala itu berkembang menjadi masjid. Sikap saling toleransi terbangun hingga kini.
Ketua Takmir Masjid Al Hikmah, Muhammad Nasir mengatakan sudah beberapa kali mengalami perayaan keagamaan yang jatuh di hari yang sama. "Semua sudah paham dan saling berkoordinasi," katanya.
Selama ini, Salat Idul Fitri di tempat itu diikuti oleh banyak jemaah sehingga bangunan utama masjid tidak sanggup menampungnya. Para jemaah biasanya membludak hingga ke halaman gereja.
(Agung Santoso)
