Beda Dengan Pusat, Gibran Ingin Batik Solo Trans di Solo Tetap Gratis
·waktu baca 2 menit

SOLO - Kementerian Perhubungan telah mengumumkan penerapan tarif berbayar untuk angkutan umum pada Rabu (19/10/2022) di aplikasi Teman Bus. Salah satunya angkutan Batik Solo Trans (BST) di Solo yang akan ditetapkan tarif sebesar Rp 3.700 per orang.
Namun, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ingin angkutan umum tersebut tetap gratis. Ia mengaku telah mengupayakan agar tarif tersebut dapat ditanggung oleh APBD Kota Solo. "Iso dilebokke (bisa dimasukan) DTU (Dana Transfer Umum). DTT (Dana Tidak Terduga) juga. Banyak opsi," jelasnya, Rabu (19/10/2022).
Penerapan tarif ini rencananya akan diberlakukan per 31 Oktober 2022 mendatang. Namun ia pun mengaku belum menganggarkan dana hingga tahun depan. "RAPBD belum masuk. Pemberitahuan juga mendadak," sambungnya.
Meski demikian, Gibran ingin tetap menggratiskan BST karena semakin banyak yang mengandalkan sarana transportasi ini untuk mobilitas sehari-hari.
"Poin yang paling penting load factor meningkat terus, sudah 94%. Saya yakin November hingga Desember bisa 100%," terangnya.
Seperti telah diketahui, load factor merupakan perbandingan antara kapasitas terjual dengan kapasitas tersedia untuk satu perjalanan yang biasa dinyatakan dalam persen.
BST dinilai sangat efisien menekan jumlah kendaraan pribadi yang ada di Kota Solo. Dengan demikian, kemacetan di jalan raya bisa ditekan seminimal mungkin.
"Justru kami ingin yang pakai orang luar kota sehingga ke sini tidak perlu bawa mobil. Kebanyakan yang pakai orang luar kota," tandasnya.
(Fernando Fitusia)
