Berumur Setengah Abad, Ponpes Al Mukmin Ngruki Coba Lawan Stigma Negatif

Konten Media Partner
20 Agustus 2022 21:22 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ketua IKAPPIM terpilih, Anas Kamaludin. FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Ketua IKAPPIM terpilih, Anas Kamaludin. FOTO: Agung Santoso
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
SUKOHARJO – Momentum setengah abad Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo dimanfaatkan alumni ponpes tersebut untuk melawan stigma negatif. Salah satunya melalui Muktamar ke-5 Ikatan Alumni Pondok Pesantren Islam Al Mukmin (IKAPPIM).
ADVERTISEMENT
“Kami ingin menyampaikan kalau kami cinta NKRI. Namun selama ini dirusak oleh stigma negatif,” kata Ketua IKAPPIM, Anas Kamaludin, Sabtu (20/09/2022).
Anas menilai, di usianya yang sudah setengah abad, Ponpes Al Mukmin harus bisa lebih terbuka terhadap masyarakat. Apalagi 16 ribu alumni ponpes telah berperan di berbagai sektor.
Lewat muktamar dan serangkaian kegiatan seperti launching buku dan reuni akbar pada 19-21 Agustus 2022, Ponpes Al Mukmin membuka diri kepada publik, sehingga mereka bisa datang ke gedung IKP Ngruki untuk berdiskusi langsung.
“Stigma ini harus kami bantah, bahwa kami tidak seperti itu. Itu hanya stigma yang dibesar-besarkan dan dikait-kaitkan,” terangnya.
Reuni akbar yang digelar hari ini, kata Anas, dihadiri 4.000-an alumni mulai angkatan pertama hingga terakhir.
ADVERTISEMENT
“Setidaknya ada 45 angkatan dan hari ini perwakilan dari setiap angkatan hadir di sini,” terangnya.
(Agung Santoso)