Bisnis Ikan Cupang Terus Menggeliat, Peternak di Solo Siap Gencarkan Promosi
·waktu baca 2 menit

SOLO-Para pelaku budidaya cupang di Kota Solo terus merasakan geliat bisnis itu selama pandemi COVID-19. Mereka akan melakukan promosi besar-besaran melalui kegiatan kontes berskala nasional.
Salah satu pelaku budidaya ikan cupan, Giri Notolegowo mengatakan euforia masyarakat terhadap memelihara ikan cupang selama pandemi sangat luar biasa. "Menjadi hiburan bagi masyarakat yang lebih banyak stay at home," katanya, Sabtu (29/05/2021).
Animo masyarakat dalam memelihara ikan cupang membuat harganya melambung jika dibandingkan pada masa sebelum pandemi. "Kenaikan harganya bisa mencapai 150 persen. Bahkan untuk jenis-jenis tertentu bisa mencapai 1.500 persen," katanya.
Pemilik Sewelas Betta Farm itu menyebut harga ikan cupang bisa mencapai jutaan rupiah. Hal itu membuat para peternak semakin bersemangat dalam melakukan budidaya ikan cupang.
Peternak cupang lainnya, Endra Sumantri Christo mengatakan kondisi ini membuat banyak orang mencoba peruntungannya di bisnis ini. Saat ini, tidak kurang dari 300 peternak cupang yang ada di Kota Solo dan sekitarnya.
Tren memelihara ikan cupang menurutnya telah menjadi fenomena global, termasuk di luar negeri. Para peternak biasa mengirim ikan cupang ke konsumen di Malaysia, Spanyol hingga Brazil.
"Bahkan banyak pembeli dari Thailand yang sebenarnya menjadi asal ikan cupang," kata Endra.
Rencananya, para peternak cupang di Kota Solo bakal menggelar promosi bersama melalui kontes ikan cupang skala nasional. Kontes itu akan digelar di Atrium Solo Paragon pada 11-13 Juni 2021.
"Kontes ini diharapkan bisa menggeliatkan ekonomi di Kota Solo, terutama para pelaku bisnis ikan cupang," kata Endra.
Lantaran masih dalam kondisi pandemi, kontes tersebut akan digelar melalui protokol kesehatan yang ketat. Kontes itu hanya menampilkan ikan cupang yang diikutsertakan. Sedangkan pemiliknya bisa mengikuti penilaian secara daring. "Sehingga bisa meminimalisir kerumunan," kata Endra.
(Tara Wahyu)
