Car Free Day di Solo Ingin Dibuka Lagi Usai Lebaran
·waktu baca 2 menit

SOLO - Pemkot Solo berencana menghidupkan kembali Car Free Day (CFD) di Kota Solo, yang sudah ditutup lebih dari 2 tahun akibat pandemi COVID-19.
Pembukaan CFD ini dipertimbangkan Pemkot Solo setelah beroperasinya kembali Night Market Ngarsapura, sejak Sabtu (09/04/2022).
"Car Free Day habis Lebaran ya. Ini kami fokus Lebaran dulu, biar ‘hidup’ semua. Tapi nanti dhisik, pasa-pasa Car Free Day malah batal (tapi nanti dulu, puasa-puasa Car Free Day malah batal). Nanti saja habis Lebaran," ungkap Gibran, Senin (18/04/2022).
Selain itu, Gibran mengaku masih akan mempertimbangkan kemungkinan lonjakan kasus COVID-19 setelah Lebaran.
“Nanti kami lihat ada lonjakan nggak (setelah Lebaran). Kalau nggak ada lonjakan kasus COVID-19, langsung kami buka seperti normal,” imbuhnya.
Sebelumnya Pemkot Solo berencana mengaktifkan kembali sunday market di Manahan, setelah menghidupkan kembali Night Market Ngarsapura. Akan tetapi karena paguyuban pedagang sunday market sudah pecah, maka niat tersebut masih diurungkan.
"Untuk sunday market, karena paguyuban sudah pecah kami akomodasi di Car Free Day aja ya. Nanti sekalian penertiban di Jalan Menteri Supeno sama Jalan KS Tubun. Sudah lama nggak Car Free Day soalnya,” jelas Gibran.
Diketahui, sejak 2015 Pemkot Solo menyelenggarakan CFD di Jalan Slamet Riyadi setiap Minggu pukul 05.00-09.00 WIB. Beberapa tahun sesudahnya, Pemkot Solo membuka satu titik CFD tambahan di Jalan Ir Juanda.
(Fernando Fitusia)
