Konten Media Partner

Dianggap Nakal dan Suka Mencuri, Bocah di Sukoharjo Tewas Dianiaya Kakak Sepupu

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah korban dibawa polisi ke mobil ambulans untuk keperluan autopsi, Selasa (12/04/2022) malam. FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah korban dibawa polisi ke mobil ambulans untuk keperluan autopsi, Selasa (12/04/2022) malam. FOTO: Agung Santoso

SUKOHARJO - Seorang anak berinisial UF (7) warga Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Selasa (12/04/2022).

Beberapa warga menduga, kematian UF akibat pukulan karena ditemukan lebam dan luka di tubuhnya.

“Informasi awalnya (UF) meninggal dunia seperti biasa,” ungkap Kepala Dusun Ngabeyan, Arip Qomarudin.

Namun saat ia mengecek laporan tersebut, ternyata UF sudah dibawa ke rumah sakit.

Dari keterangan rumah sakit, diperoleh informasi terkait luka mencurigakan di tubuh UF.

“Ada luka di beberapa tempat di tubuhnya, seperti tangan dan sebagainya.”

Akhirnya warga melapor ke polisi.

Kapolsek Kartasura AKP Mulyanta mengatakan, dari hasil penyelidikan disimpulkan jika luka-luka tersebut tidak wajar.

Polisi juga menyita rotan penggebuk kasur (geblek) dan tali rafia dari rumah korban.

“Kami mengamankan kakak sepupu korban, kakak angkat. Di situ terungkap jika kakaknya diduga menganiaya korban,” jelasnya.

Mulyanta menjelaskan, kakak sepupu korban berinisial J (18) yang masih berstatus pelajar SLTA diduga telah membanting UF.

Aksi kekerasan itu menimbulkan luka trauma di kepala, sehingga korban lemas. Akhirnya saat dilarikan ke rumah sakit, diketahui jika UF telah meninggal dunia.

Menurut Mulyanta, pelaku menganiaya UF lantaran jengkel. Korban dianggap nakal dan kerap mencuri uang.

Kejengkelan itu berujung penganiayaan yang berakibat meninggalnya korban.

“Satu pelaku ini dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia,” jelasnya.

(Agung Santoso)