kumparan
KONTEN PUBLISHER
14 Juni 2019 21:26

DSKS Gelar Aksi Dukung MK dan Kritik Menkopolhukam

Anggota Dewan Syariah Kota Surakata (DSKS) mengikuti aksi yang digelar di didepan Mapolresta Solo pada Jumat (14/06/2019) sore. (Agiung Santoso)
SOLO - Aksi dukungan dilakukan Dewan Syariah Kota Surakata (DSKS) untuk menjaga netralitas Mahkamah Konstitusi dalam proses persidangan sengketa Pemilu 2019. Sejumlah anggota DSKS melakukan aksi di depan Mapolresta Solo pada Jumat (14/06/2019) sore. Mereka menyuarakan bahwa Pemilu tahun ini yang mestinya berjalan jujur dan adil, dinodai dengan aksi kecurangan dari oknum penyelenggara Pemilu.
ADVERTISEMENT
Dari pantauan Bengawan News, aksi yang berlangsung di Jalan Adi Sucipto ini membuat separuh badan jalan tertutup. Sebuah truk yang didesain khusus oleh peserta aksi sengaja diparkir hingga menutup jalan. Selain itu, mereka juga membentangkan spanduk terkait aksi 22 Mei 2019 lalu.
Salah satu peserta aksi, Muhammad Taufik, menyampaikan beberapa poin saat orasi. Mulai dari bahasan pesawat asing, mahkamah konstitusi, dugaan makar hingga kebijakan presiden. Taufiq yang merupakan seorang pengacara juga menyinggung Menkopolhukam Wiranto yang justru dianggap makar, dimana ia membuat keputusan untuk melakukan penangkapan terhadap orang yang telah berjasa pada negara.
Massa mendukung netralitas Mahkamah Konstitusi dalam proses persidangan sengketa Pemilu 2019. (Agung Santoso)
"Istilah makar disini harusnya untuk presiden,tapi tokoh-tokoh ini hanya menyerang yang bukan presiden," ujarnya.
Para peserta aksi meminta Mahkamah Konstitusi menjadi lembaga negara yang fokus dalam pengakkan hukum, bisa memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum, serta tidak memihak agar proses persidangan dapat berjalan transparan dan profesional. (Agung Santoso)
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan