Fenomena Sumur Ambles di Klaten, Diduga Akibat Perubahan Permukaan Air Tanah

KLATEN-Belasan sumur milik warga Desa Jungkare, Karanganom, Klaten ambles secara beruntun dalam sepekan terakhir. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah telah menelusuri penyebabnya.
"Kaitannya dengan intensitas hujan di daerah tersebut," kata Kepala Cabang Dinas ESDM Jawa Tengah Wilayah Merapi Ahmad Surya Subagya, Jum'at (19/02).
Menurutnya, curah hujan yang sangat tinggi membuat permukaan air tanah berubah secara cepat. Permukaan air sumur yang biasanya mencapai kedalaman hingga 10 meter berubah drastis menjadi 4 meter dari permukaan tanah.
Tim dari ESDM Jateng itu juga menemukan bahwa sumur itu hanya memiliki konstruksi di bagian atas. "Tidak sampai ke bawah," katanya. Peningkatan tinggi permukaan air membuat pasir di bagian bawah tergerus.
"Banyak pasir di bagian dasar sumur yang terbawa air," katanya. Hal itu membuat tanah di bagian dasar menjadi kosong sehingga sumur itu pada akhirnya ambles.
Salah satu pemilik sumur, Wasil mengatakan fenomena itu baru pertama kalinya terjadi. Peristiwa itu menurutnya terjadi secara tiba-tiba.
"Awalnya terdengar suara seperti dentuman," kata Wasil. Saat warga mencari sumber suara, mereka melihat sumurnya ambles. Mereka lantas melaporkan kejadian itu ke perangkat desa setempat.
(Agung Santoso)
