Ganjar: Penutupan Muktamar Tunjukkan Komitmen Muhammadiyah dalam Pembangunan
·waktu baca 2 menit

SOLO - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menjadi salah satu undangan yang menghadiri penutupan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (20/11/2022).
Usai seremoni penutupan muktamar, Ganjar menyampaikan selamat kepada duet Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti yang kembali ditetapkan sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah periode 2022-2027.
“Selamat kepada Ketua Muhammadiyah yang baru, tapi stoknya lama. Selamat juga kepada Ketua ‘Aisyiyah,” kata dia.
Ganjar juga menanggapi seremoni penutupan muktamar. Baginya acara itu menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam membangun dan berkontribusi dalam pembangunan.
“Itu tadi isu-isunya menarik sekali, sangat kontekstual. Ada isu perdamaian, ‘Aisyiyah juga fokus terhadap stunting dan itu sesuatu yang hebat,” jelas Ganjar.
“Pak Wapres (Wapres Ma’ruf Amin) juga menutup dengan kalimat yang bagus. Kalau ada perbedaan-perbedaan jangan memecah belah. Beliau juga mengingatkan, perbedaan itu biasa saja, jaga persatuan dan saling menghormati,” sambungnya.
Ganjar menyatakan siap menjaga komunikasi dengan PP Muhammadiyah periode 2022-2027. Komunikasi serupa, katanya, juga dilakukan terhadap semua organisasi masyarakat.
Dalam penutupan Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah itu, Ketua Umum ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah menjelaskan arti penting ‘Aisyiyah dalam kehidupan berbangsa.
Adapun dalam sambutannya, Haedar Nashir menyampaikan jika Muhammadiyah memiliki segala instrumen dan perlengkapan untuk memajukan bangsa. “Dan mencerahkan semesta. Itulah spirit Muhammadiyah,” jelas Haedar.
(Agung Santoso)
