Gibran Akan Bawa Produk UMKM Asal Solo Ikut Pameran di Paris

Konten Media Partner
23 Mei 2022 20:17
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Gibran Akan Bawa Produk UMKM Asal Solo Ikut Pameran di Paris (27475)
zoom-in-whitePerbesar
Jumpa pers pameran produk UMKM asal Solo di Rumah Dinas Loji Gandrung, Solo, Senin (23/05/2022). FOTO: Fernando Fitusia
ADVERTISEMENT
SOLO - Pemkot Solo bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Perancis akan mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam pameran di Paris, Perancis.
ADVERTISEMENT
Pameran tersebut rencananya digelar di Departement Store Le BHV Marais, Paris mulai 8 Juni-15 Juli 2022.
“Tanggal 5 Juni nanti saya akan berangkat. Kami sudah menyeleksi barang-barang unggulan UMKM yang akan dipamerkan di sana,” ungkap Gibran usai jumpa pers di Rumah Dinas Loji Gandrung, Senin (23/05/2022).
Gibran berencana berada di Paris selama 5 hari bersama sejumlah kepala dinas.
Selain ingin mempromosikan budaya dan produk UMKM, Gibran juga akan bertemu dubes, wali kota, hingga perwakilan UNESCO.
“Intinya kami bawa produk UMKM ke sana dan kami disediakan etalase khusus. Dari segi packaging, branding semua sudah kami dampingi. Tinggal nanti bagaimana warga Paris menilai,” terang Gibran.
Menurut Gibran, sebelum dipamerkan di Paris produk-produk UMKM tersebut sudah dikurasi.
ADVERTISEMENT
Keikutsertaan UMKM Solo dalam pameran di Paris itu, juga didukung marketplace Shopee. Gibran menyebutnya sebagai aktualisasi pendampingan pelaku usaha di Kampus UMKM Ekspor Shopee.
“Di sana sudah banyak UMKM yang kami bina, kami inkubasi, sehingga nanti barang-barang unggulan mereka akan dipamerkan di Paris.”
Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja, mengutarakan bahwa produk yang dipamerkan di Paris tidak hanya produk fesyen melainkan juga produk kesenian.
“Ada juga perlengkapan rumah, kerajinan tangan dan produk-produk yang sifatnya produk kreatif lokal,” jelas dia.
Sejak dibukanya Kampus UMKM Ekspor Shopee di Solo setahun terakhir, kata Handhika, ekosistem sektor tersebut berkembang dengan baik.
“Target kami yakni 10.000 eksportir dari Solo sudah tercapai dalam waktu kurang dari setahun,” terangnya.
ADVERTISEMENT
(Fernando Fitusia)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020