Konten Media Partner

Gibran Ingin Populerkan Filosofi Batik dalam Pameran Produk UMKM di Paris

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dalam talkshow 'Buah Karya Bangsa di Paris'. FOTO: Tangkap layar akun YouTube Gibran TV
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dalam talkshow 'Buah Karya Bangsa di Paris'. FOTO: Tangkap layar akun YouTube Gibran TV

SOLO - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, tengah berada di Paris, Perancis guna mengikuti pameran produk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pameran yang turut memajang produk UMKM asal Solo tersebut akan dimulai Rabu (08/06/2022) di Department Store Le BHV Marais.

Dalam pameran yang diagendakan berlangsung hingga Jumat (15/07/2022).tersebut, Gibran ingin mengenalkan batik di mata dunia.

“Kami bawa batik motif yang berbeda-beda. Besok akan kami kenalkan kenapa ini motifnya bisa beda-beda. Setiap motif dan warna batik punya filosofi sendiri-sendiri dan itu yang membuat batik menjadi kaya,” kata dia dalam talkshow ‘Buah Karya Bangsa di Paris’ yang disiarkan kanal YouTube Gibran TV.

Ia berharap, warga Perancis maupun turis yang ada di Paris bisa menerima produk-produk UMKM asal Solo, yang dibawa ke kota mode tersebut.

“Sebulan waktu yang cukup lama, jadi kami punya kesempatan untuk men-showcase-kan (memamerkan) produk-produk asal Solo. Kami juga ingin warga Paris nanti bisa berkunjung ke Kota Solo dan bisa mengeksplor lagi apa yang dipunyai Solo,” urai Gibran.

embed from external kumparan

Dalam acara itu, sebanyak 1.200 produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) asal Solo akan dipamerkan di Department Store Le BHV Marais, Paris, Perancis.

Selain memamerkan produk UMKM, seperti fashion, rombongan juga akan mempertontonkan pagelaran budaya sebagai pembuka pameran.

Duta Besar RI untuk Perancis, Andorra, Monako dan Unesco, Mohamad Oemar. FOTO: Tangkap layar akun YouTube Gibran TV

Duta Besar RI untuk Perancis, Andorra, Monako dan Unesco, Mohamad Oemar, menerangkan jika Department Store Le BHV Marais tidak sembarangan memamerkan produk di tempat tersebut.

“Tim BHV Marais punya ahli kurasi, bukan ahli pemasarannya saja. Mereka juga punya ahli riset pasar Perancis, ahli pada bidang yang ditampilkan misal fashion, karya lukis atau kerajinan tangan. Jadi mereka bisa menentukan sebuah produk bisa diterima atau tidak oleh publik Perancis,” terang Oemar

Selama berlangsungnya pameran, pihaknya juga berencana menggelar workshop membatik setiap akhir pekan.

“Jadi mereka bisa merasakan seni membatik,” kata dia.

(Fernando Fitusia)