Gibran soal Persiapan Asean Para Games 2022 di Solo: Anggarannya Susah
·waktu baca 2 menit

SOLO - Kota Solo hanya memiliki waktu kurang lebih 6 bulan untuk menyiapkan pelaksanaan Asean Para Games 2022.
Dengan sisa waktu yang relatif singkat, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku belum bisa memastikan sumber anggaran untuk persiapan penyelenggaraan event tersebut.
“Kalau venue dan hotel sudah memadai. Yang susah itu anggarannya,” kata Gibran, Kamis (27/01/2022).
Ia beralasan, penunjukkan Solo sebagai tuan rumah Asean Para Games 2022 belum lama.
“Ini masih awal-awal banget. Minggu depan baru akan dibicarakan soal anggarannya.”
Soal rencana menggandeng sponsor, Gibran mengaku masih menunggu instruksi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
“Minggu depan baru kelihatan perkembangannya,” kata dia.
Gibran juga berencana berkoordinasi dengan Pemda di sekitar Solo, guna membahas alternatif venue sejumlah cabang olahraga (cabor).
Sebab selain venue-venue di kompleks Stadion Manahan, Solo, Gibran menyebut jika salah satu alternatif venue lainnya adalah kolam renang di Kabupaten Karanganyar.
Adapun hotel-hotel di Solo akan dioptimalkan sebagai lokasi penginapan bagi sekitar 3 ribu atlet yang berlaga dalam Asean Para Games 2022.
“3 ribu orang itu hanya atletnya saja. Belum termasuk ofisial dan lain-lainnya,” jelas dia.
Sebelumnya, Kota Solo terpilih menjadi tuan rumah Asean Para Games 2022 yang rencananya digelar Juli mendatang.
Selain itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka juga dipercaya National Paralympic Committee (NPC) Indonesia sebagai ketua penyelenggara atau Indonesia Asean Para Games Organizing Committee (Inaspoc).
(Tara Wahyu)
