Konten Media Partner

Kapasitas Isolasi Terpusat Terbatas, Rumkitlap di Solo Akan Kembali Diaktifkan

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mendatangi rumah sakit lapangan (Rumkitlap) di Benteng Vastenburg, Solo, pada Juni 2021. FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mendatangi rumah sakit lapangan (Rumkitlap) di Benteng Vastenburg, Solo, pada Juni 2021. FOTO: Agung Santoso

SOLO - Rumah sakit lapangan (Rumkitlap) di Benteng Vastenburg, Solo akan diaktifkan kembali, menyusul melonjaknya kasus COVID-19 di Solo dalam beberapa hari terakhir.

Rumkitlap tersebut diharapkan dapat menambah kapasitas tempat isolasi terpusat di Kota Solo.

“Sekarang tempat isolasi terpusat sudah tersedia di Ndalem Priyosuhartan. Sejauh ini sudah ditempati 16 warga. Tapi kapasitasnya terbatas sekali, hanya 41 orang,” terang Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Jumat (11/02/2022).

Guna mengantisipasi peningkatan kasus COVID-19 di Solo, Gibran menilai perlu penambahan tempat isolasi terpusat.

Sebelumnya, kata Gibran, warga yang dinyatakan positif COVID-19 tanpa gejala bisa diisolasi di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali.

Namun kini tempat itu tak lagi menjadi alternatif lokasi isolasi bagi warga Solo, sebab akan difungsikan sebagai lokasi isolasi bagi jamaah calon haji dan umrah.

“Alternatif tempat isolasi terpusat tambahan itu ya (Rumkitlap) Benteng Vastenburg,” kata Gibran.

Benteng Vastenburg pernah difungsikan sebagai Rumkitlap pada 2020-2021, dan di mana pengelolaannya berada di bawah Komando Resor Militer (Korem) 074/Warastratama.

“Kapasitasnya akan kami koordinasikan lagi. Nanti yang isolasi mandiri bisa ditempatkan di sana, khususnya warga yang rumahnya tidak memenuhi syarat. Biar cepat sembuh dan pemantauannya lebih mudah,” terang Gibran.

Diketahui, penambahan kasus COVID-19 di Solo sudah menembus 1.000 kasus dalam 10 hari terakhir.

Peningkatan signifikan terjadi mulai 1-10 Februari 2022, hingga total kasusnya mencapai 1.074 kasus.

Sementara itu Komandan Korem (Danrem) 074/Warastratama Kolonel Inf Rudy Saladin menyampaikan, pihaknya segera menyiapkan kembali pengoperasian Rumkitlap Benteng Vastenburg.

“Fasilitas seperti tenda, tempat tidur, fasilitas kesehatan, genset dan kendaraan, sampai sekarang masih standby. Instalasi listrik dan air juga masih ada. Nanti tenaga kesehatannya dari Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi,” terang Rudy.

(Fernando Fitusia)