Konten Media Partner

Kecewa Persis Solo Selalu Kalah, Suporter Gelar Demo dan Tuntut ‘Jacksen Out’

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ratusan suporter berdemonstrasi menuntut pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago, mehgundurkan diri di depan mess pemain Persis, Senin (15/08/2022). FOTO: Agung Santoso
zoom-in-whitePerbesar
Ratusan suporter berdemonstrasi menuntut pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago, mehgundurkan diri di depan mess pemain Persis, Senin (15/08/2022). FOTO: Agung Santoso

SOLO - Lantaran kecewa dengan rentetan hasil buruk yang dicapai Persis Solo, ratusan suporter klub itu berdemonstrasi di depan mess pemain Persis Jalan Dr Sutomo, Solo, Senin (15/08/2022).

Suporter menuntut pelatih Persis, Jacksen F Tiago, bertanggung jawab dan mundur dari jabatannya.

“(Persis) sudah 4 kali kalah (dalam Liga 1). Kami mendesak Jacksen out (mundur),” tandas koordinator aksi, Topan dan Tomi.

Pendukung Persis itu mendatangi mess pemain dengan berjalan kaki. Suporter juga membawa poster dan spanduk yang menyuarakan tuntutan mereka.

“Kami beri waktu seminggu, menang atau tidak, Jacksen out. Karena pertandingan pekan depan melawan Bhayangkara FC,” jelas Topan.

embed from external kumparan

Perwakilan suporter juga beraudiensi dengan manajemen. Namun saat perwakilan suporter menyampaikan hasil kesepakatan audiensi kepada peserta aksi, pendukung tim Laskar Sambernyawa justru meminta manajemen Persis menyampaikan poin kesepakatan itu secara langsung kepada mereka.

Komisaris Utama Persis Solo, Kevin Nugroho, berbicara di depan suporter. FOTO: Agung Santoso

Alhasil Asisten Manajer Persis, Erwin Widianto dan Komisaris Utama Persis, Kevin Nugroho pun menemui suporter.

“Kami tetap ambil keputusan dan meminta waktu seminggu. Karena (terkait) psikologis pemain,” jelas Kevin.

Erwin pun berjanji mengambil keputusan dalam sepekan ke depan, usai pertandingan Persis melawan Bhayangkara FC.

Usai mendengar pernyataan manajemen Persis tersebut, suporter pun membubarkan diri.

(Agung Santoso)