Konten Media Partner

Klaster PTM di Kota Solo Terus Bertambah

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pelaksanaan PTM di Kota Solo. (dok)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pelaksanaan PTM di Kota Solo. (dok)

SOLO-Pemerintah Kota Solo kembali menemukan belasan siswa yang terpapar COVID-19. Mereka langsung menghentikan proses pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah tersebut.

Kasus tersebut ditemukan melalui tes swab acak yang dilakukan. Dalam tes acak tersebut mereka menemukan 11 siswa dari SMP Negeri 8 Solo yang positif COVID-19.

"Kami langsung menghentikan proses PTM di sekolah tersebut," kata Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Kota Solo, Ahyani, Kamis (20/10/2021). Penghentian PTM berlaku selama 1 bulan ke depan.

Selain itu, mereka juga menemukan adanya satu siswa di SMP Negeri 4 Solo yang positif COVID-19. Saat ini Dinas Kesehatan setempat tengah melakukan tracing terhadap temuan tersebut.

Meski hanya ada 1 kasus dan belum menjadi sebuah klaster, Pemkot Solo juga menghentikan proses PTM di SMP Negeri 4 Solo sebagai langkah antisipasi penyebaran wabah.

"Sesuai instruksi, dua sekolah itu harus melakukan pembelajaran jarak jauh selama sebulan kedepan," kata Ahyani.

Sebelumnya, Pemkot Solo juga menemukan puluhan siswa yang terpapar COVID-19 di 5 Sekolah Dasar yang ada di kota tersebut. Temuan tersebut juga diperoleh dari hasil tes swab secara acak di sekolah.

(Tara Wahyu)