Konten Media Partner

KND Sebut Penyandang Disabilitas Masih Dipandang Negatif oleh Keluarga

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Komisi Nasional Disabilitas (KND) berfoto bersama Bupati Klaten, Sri Mulyani (tiga dari kiri), dan penerima Anugerah Prakasa Inklusi lainnya. FOTO: dok Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim Komisi Nasional Disabilitas (KND) berfoto bersama Bupati Klaten, Sri Mulyani (tiga dari kiri), dan penerima Anugerah Prakasa Inklusi lainnya. FOTO: dok Istimewa

KLATEN - Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, menerima penghargaan Anugerah Prakasa Inklusi dari Komisi Nasional Disabilitas (KND). Penghargaan tersebut diberikan KND karena Kecamatan Polanharjo dinilai mampu mengembangkan wilayah ramah disabilitas.

Dalam penyerahan penghargaan tersebut, Ketua KND Dante Rigmalia menyatakan jika stigma yang berkembang di keluarga penyandang disabilitas kerap menjadi tantangan terbesar bagi pengembangan potensi mereka.

“Masih ada stigma di keluarga sendiri yang menghambat disabilitas untuk berkembang. Padahal faktor keluarga sangat mempengaruhi pengembangan potensi penyandang disabilitas. Support maksimal diperlukan jika buah hati memiliki tanda-tanda (disabilitas) sejak dini,” terang Dante, Jumat (23/12/2022).

Menurutnya, penyandang disabilitas sering dipandang negatif oleh keluarga dan lingkungan terdekat mereka. Padahal peran berbagai pihak dibutuhkan untuk memajukan potensi disabilitas.

“Jadi jangan dilabeli dengan stempel miring. Justru harus didukung, misalnya dengan adanya inklusi center di tiap desa maupun kecamatan. Perlu dukungan dari semua pihak untuk memberikan kesempatan yang sama kepada saudara-saudara kita tersebut," jelas Dante lewat pernyataan tertulis.

Penghargaan tersebut diserahkan KND kepada Camat Polanharjo, Joko Handoyo, di Kantor Desa Ponggok.

Penghargaan serupa sebelumnya juga diserahkan KND kepada Bupati Klaten, Sri Mulyani, serta PT Tirta Investama Pabrik Klaten.

Bupati Sri Mulyani dinilai KND layak mendapatkan penghargaan tersebut, lantaran mendukung pengembangan potensi 11.661 penyandang disabilitas di Klaten.

(Agung Santoso)