Kodam Diponegoro dan Polda Jateng Siap Intervensi PPKM Darurat di Solo
·waktu baca 1 menit

SOLO-Komando Daerah Militer (Kodam) IV/ Diponegoro dan Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyatakan bakal mengawal pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Solo. Mereka siap melakukan intervensi untuk menekan penularan wabah COVID-19 di kota tersebut.
Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen Rudianto mengatakan pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Solo sebenarnya sudah berjalan dengan maksimal.
"Namun supaya lebih efektif, efisien dan maksimal, kami dari TNI dan Polri akan memperkuat pelaksanaannya," katanya saat ditemui di Solo, Selasa (06/07/2021).
Pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan Pemkot Solo agar langkah yang dilakukan dalam pelaksanaan PPKM Darurat bisa terintegrasi. Selain itu pihaknya juga akan melibatkan tokoh masyarakat untuk ikut berpartisipasi.
Menurut Rudianto, cara-cara tersebut telah diterapkan di beberapa daerah lain dan cukup berhasil menekan angka penularan wabah COVID-19. "Kami mengadopsi daerah dan wilayah lain yang kondisinya sudah membaik setelah kami melakukan intervensi," kata dia.
Senada, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan bahwa pola serupa pernah digunakan dalam penanganan penyebaran wabah COVID-19 di Kudus, Jepara dan Grobogan.
"Kami menggunakan cara preemtif, preventif, treatment dan penegakkan hukum," kata Luthfi. Kegiatan itu dilakukan oleh beberapa satgas yang berada di bawah kendali Pulda Jawa Tengah dan Kodam Diponegoro.
(Agung Santoso)
