Konten Media Partner

Mahasiswa UIN Raden Mas Said Solo Dianiaya di Kampus, Polisi Selidiki

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Massa menggeruduk kampus UIN Raden Mas Said, Solo untuk menuntut pihak kampus mengusut dugaan penganiayaan mahasiswa, Kamis (25/08/2022) malam. FOTO: Dok Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Massa menggeruduk kampus UIN Raden Mas Said, Solo untuk menuntut pihak kampus mengusut dugaan penganiayaan mahasiswa, Kamis (25/08/2022) malam. FOTO: Dok Istimewa

SUKOHARJO - Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Solo berinisial F, menjadi korban dugaan penganiayaan di kampusnya, Kamis (25/08/2022). Kasus dugaan penganiayaan tersebut kini tengah dalam penyelidikan polisi.

“Diduga (aksi penganiayaan terjadi) di sekitaran kampus. Dilaporkan, korban dan pelaku juga mahasiswa UIN Surakarta,” jelas Kapolsek Kartasura AKP Mulyanta.

Mulyanta mengatakan, saat ini polisi tengah memeriksa para saksi. Polisi juga berencana meminta keterangan kepada F, usai kondisinya membaik. Sebab saat ini F masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS).

Dugaan penganiayaan itu juga mendorong ratusan massa menggeruduk kampus UIN emalam, guna menuntut pihak kampus mengusut kejadian tersebut.

Massa menggeruduk kampus UIN Raden Mas Said, Solo untuk menuntut pihak kampus mengusut dugaan penganiayaan mahasiswa, Kamis (25/08/2022) malam. FOTO: Dok Istimewa

Mulyanta membenarkan kedatangan ratusan massa ke kampus UIN itu. Menurut dia, massa meninggalkan tempat itu usai bermediasi dengan pihak kampus dan polisi.

Humas UIN, Gustaf, saat dikonfirmasi juga membenarkan kehadiran massa tersebut.

“Kami akan mencari kejelasan masalah ini yang sebenarnya. Karena ada info (pemicu penganiayaan) yang terkait dengan pelecehan,” terangnya.

Saat ini pihak kampus masih melakukan verifikasi atas dugaan penganiayaan tersebut.

(Agung Santoso)