Malaysia Keberatan dengan Jadwal ASEAN Para Games, Gibran: Nggak Ikut Nanti Rugi
·waktu baca 2 menit

SOLO - Kontingen Malaysia dikabarkan keberatan dengan pemunduran pelaksanaan ASEAN Para Games 2022.
Mereka beralasan, jadwal baru ASEAN Para Games 2022 bertabrakan dengan event internasional bagi atlet disabilitas lainnya.
Menanggapi keberatan Malaysia tersebut, ketua penyelenggara ASEAN Para Games 2022 sekaligus Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan, Malaysia akan rugi sendiri jika memutuskan mundur dari ajang multievent 2 tahunan ini.
“Kalau (Malaysia) nggak ikut, nanti yang rugi ya mereka sendiri. Jadwalnya kan sudah disetujui. Cuma mundur seminggu aja kok,” tegas Gibran ketika ditemui di Balai Kota Solo, Rabu (13/04/2022).
Gibran menyebut, jika Malaysia absen dari ASEAN Para Games 2022 maka Indonesia lebih mudah meraih target sebagai juara umum.
“Kalau gitu, siapa yang nanti rugi.”
Ia menandaskan, jadwal ASEAN Para Games 2022 yang berbarengan dengan event internasional itu bukan halangan bagi seluruh kontingen.
“Singapura juga bertabrakan jadwalnya. Kan mereka (Malaysia dan Singapura) sama-sama peserta Commonwealth Games. Tapi Singapura bisa kok (menyanggupi ikut ASEAN Para Games 2022),” beber dia.
Yang penting, lanjut Gibran, tiap kontingen bisa memanajemen atlet agar tidak dirugikan.
“Silakan timnya dibagi 2. Jangan berangkat semua (ke ASEAN Para Games 2022), tapi dibagi 2 seperti Singapura,” jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Sekjen (Wasekjen) NPC Indonesia Rima Ferdianto menjelaskan jika pemunduran ASEAN Para Games 2022 disoal Malaysia.
Negeri jiran ini keberatan dengan jadwal baru ASEAN Para Games 2022, lantaran bersamaan dengan event internasional bagi atlet disabilitas lainnya.
“Malaysia mengajukan keberatan. Kami masih mengkomunikasikan hal ini dengan tim Malaysia,” kata Rima.
(Fernando Fitusia)
