Muhadjir Effendy Dorong Alumni Ponpes Ngruki Berani Unjuk Diri

Konten Media Partner
21 Agustus 2022 12:15 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Menko PMK, Muhadjir Effendi, dalam reuni akbar peringatan 50 tahun Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Minggu (21/08/2022). FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Menko PMK, Muhadjir Effendi, dalam reuni akbar peringatan 50 tahun Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Minggu (21/08/2022). FOTO: Fernando Fitusia
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
SUKOHARJO - Pondok Pesantren (Ponpes) Islam Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo menggelar reuni akbar peringatan setengah abad (50 tahun) berdirinya ponpes tersebut, Minggu (21/08/2022). Reuni akbar atau silaturahmi akbar tersebut dihadiri 16 ribu alumni dari berbagai daerah.
ADVERTISEMENT
Hadir pula Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy sebagai keynote speaker, pendiri Ponpes Ngruki Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal, serta undangan lain.
Dalam sambutannya, Muhadjir mengatakan bahwa selama 50 tahun Ponpes Ngruki telah menunjukkan dedikasi yang kuat untuk membangun Indonesia. Namun usia 50 tahun, baginya, belum begitu tua.
“Ini 50 tahun memang usia yang belum tua-tua amat untuk sebuah lembaga pendidikan. Kalau dibandingkan dengan Harvard, itu sudah 800 tahun. Kalau dibanding UGM itu sudah 77 tahun,” kata dia.
Akan tetapi, menurut Muhadjir, usia 50 tahun bisa menjadi titik tolak untuk Ponpes Ngruki membuka lembaran baru.
“Lembaran baru yang lebih mencerahkan, yang akan memberikan kesempatan alumninya memberikan yang terbaik. Sumbang yang terbaik untuk kepentingan umat, nusa dan bangsa.”
ADVERTISEMENT
Muhadjir mengakui, alumni Ponpes Ngruki adalah orang yang berdedikasi tinggi.
“Kenapa demikian saya katakan? Karena di kantor saya, di Kemenko PMK, juga ada alumni dari Ponpes Al Mukmin, Ngruki ini. Yang dia pegang sekarang ini juga tidak tanggung-tanggung, kebetulan perempuan. Dia sekarang mengurusi kerja sama luar negeri,” beber Muhadjir.
Uniknya, Muhadjir mengaku baru tahu jika pegawainya tersebut alumni Ponpes Ngruki.
“Saya baru tahu setelah memimpin upacara kemarin (upacara HUT ke-77 RI), dia baru mengaku kalau alumni Ngruki,” katanya.
Menko PMK, Muhadjir Effendy dan pendiri Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Abu Bakar Ba'asyir. FOTO: Fernando Fitusia
Muhadjir pun bertanya kepada pegawai itu, kenapa tidak bercerita latar belakang pendidikannya.
“Kalau dulu bilang dari alumni Ngruki, saya kira tahu sendirilah. Makanya mulai sekarang, mulai peringatan 50 tahun ini, tidak boleh ada alumni yang tidak punya kesempatan atau tidak berani menunjukkan bahwa dia alumni Ngruki,” tegas Muhadjir.
ADVERTISEMENT
Muhadjir juga mengutarakan perintah Presiden Jokowi agar ia menghadiri acara di Ponpes Ngruki tersebut.
“Beliau juga berpesan kepada saya, untuk terus membantu memberikan dukungan. Karena itu saya mohon terus kerja sama antara pemerintah dengan Ponpes Al Mukmin, Ngruki bisa ditingkatkan pada masa mendatang,” jelas dia.
(Fernando Fitusia)