Konten Media Partner

Muncul Zona Merah di Dekat Rumahnya, Gibran Rakabuming Mengaku Kecolongan

Bengawan Newsverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menutup akses masuk ke RT 06 RW 7 Kelurahan Sumber, Kota Solo, yang saat ini menjadi zona merah
zoom-in-whitePerbesar
Warga menutup akses masuk ke RT 06 RW 7 Kelurahan Sumber, Kota Solo, yang saat ini menjadi zona merah

SOLO-Klaster buka puasa bersama membuat lingkungan di RT 06 RW 7 Kelurahan Sumber, Kota Solo, menjadi satu-satunya zona merah di kota itu. RT tersebut berada di satu kelurahan dengan kediaman Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.

Gibran Rakabuming sendiri mengaku kecolongan dengan kejadian tersebut. "Saya minta maaf kemarin kecolongan yang di (Kelurahan) Sumber," katanya, Selasa (18/05/2021).

Menurut Gibran, sejak awal dia terus mengimbau masyarakat agar tidak menggelar kegiatan buka puasa bersama maupun halal bihalal. Dia bahkan juga sudah mengaturnya melalui Surat Edaran Wali Kota Solo mengenai Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.

embed from external kumparan

Saat ini, Pemerintah Kota Solo terus mewaspadai adanya kemungkinan muncul klaster-klaster baru seusai lebaran. "Yang paling kita waspadai sekarang adalah klaster keluarga, yang kemarin piknik dan melakukan silaturahmi dan halal bihalal," katanya.

Saat ini dia telah meminta agar Dinas Kesehatan terus memperluas testing di berbagai wilayah yang ada di kota itu. Testing itu diperlukan untuk menetapkan zona penularan wabah secara lebih akurat.

Berdasarkan data pemetaan sebaran COVID-19 di Kota Solo, saat ini terdapat 2.711 RT yang masuk zona hijau. Selain itu, terdapat 76 RT yang masuk zona kuning, 1 RT masuk zona orange dan 1 RT yang masuk zona merah.

"Sekarang kami perbanyak testing, kami ingin memastikan bahwa zona hijau benar-benar hijau," kata Gibran.

(Tara Wahyu)