Konten Media Partner

Partai Golkar soal Pasangan Airlangga di Pilpres 2024: Perkokoh Koalisi Dulu

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono, dalam Ramah Tamah Dialog Pemilu 2024 di Rumah Aspirasi Rakyat HIC Center, Solo, Jumat (22/07/2022) malam. FOTO: Fernando Fitusia
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono, dalam Ramah Tamah Dialog Pemilu 2024 di Rumah Aspirasi Rakyat HIC Center, Solo, Jumat (22/07/2022) malam. FOTO: Fernando Fitusia

SOLO - Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono, menyebut parpol anggota Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) masih terus memperkuat soliditas dan solidaritas untuk menyongsong Pilpres 2024.

Soliditas dan solidaritas yang kuat itu diperlukan, sebelum membahas pasangan capres dan cawapres yang akan diusung KIB.

“Memang Munas Partai Golkar telah menetapkan, kemudian Rapimnas, menetapkan Airlangga Hartarto sebagai capres. Namun demikian Partai Golkar telah membentuk koalisi khusus dalam menyongsong Pemilu 2024, karena sesuai amanat UU calon presiden harus diusung 1 partai atau gabungan beberapa partai,” urai Agung dalam Ramah Tamah Dialog Pemilu 2024 di Rumah Aspirasi Rakyat HIC Center, Solo, Jumat (22/07/2022) malam.

KIB yang dibentuk Partai Golkar bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), lanjut Agung, perlu memperkokoh persamaan-persamaan pandangan, membangun soliditas dan solidaritas sebelum menetapkan pasangan capres-cawapres tersebut.

“Diharapkan koalisi juga akan menetapkan Pak Airlangga sebagai capres. Tapi tentunya ini tergantung dengan partainya nanti. Makanya di awal kami tidak mau memperbesar perbedaan-perbedaan. Lebih baik perkuat soliditasnya, perkuat solidaritasnya dulu.”

Narasumber dalam Ramah Tamah Dialog Pemilu 2024 di Rumah Aspirasi Rakyat HIC Center, Solo. FOTO: Fernando Fitusia

Yang tak kalah penting, kata Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini, parpol anggota KIB berupaya memikirkan kemajuan bangsa, tidak hanya fokus membahas capres dan cawapres.

“Bagaimana visi misi ke depan, bagaimana bangsa ini dibawa ke depan, kemajuan yang sudah dicapai berkat Presiden Joko Widodo, tentu akan dilanjutkan di kemudian hari,” bebernya.

Saat ini, kata Agung, Partai Golkar tengah fokus menyusun daftar caleg.

“Jadi kita belum bisa menjawab dengan tegas (pasangan capres-cawapres). Pada waktunya akan dibahas,” tegas dia.

(Fernando Fitusia)