Konten Media Partner

Pasar Klithikan Solo Ditutup Selama 3 Hari

Bengawan Newsverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dinas Perdagangan menutup sementara Pasar Notoharjo atau Klithikan Solo. (Tara Wahyu)
zoom-in-whitePerbesar
Dinas Perdagangan menutup sementara Pasar Notoharjo atau Klithikan Solo. (Tara Wahyu)

SOLO - Dinas Perdagangan Kota Solo menutup sementara Pasar Notoharjo atau Pasar Klithikan selama 3 hari. Penutupan sementara Pasar Klithikan berdasarkan adanya aduan dari masyarakat karena tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Ada beberapa kali ditinjau dan ada aduan dari masyarakat pedagang belum tertib. Banyak yang tidak memakai masker," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi di Solo, Rabu (14/5/2020).

Selain itu, pada hari Minggu juga banyak kepadatan pembeli, sehingga banyak pembeli yang uyel-uyelan. Penutupan pasar akan dilakukan mulai tanggal 14 Mei hingga 16 Mei 2020.

Sanksi ini seperti yang terjadi di Pasar Legi, dimana pedagang yang tidak memakai masker diberi sanksi tidak boleh berjualan selama 3 hari.

Heru meminta para pedagang untuk berperan dan selalu mengingatkan pembeli untuk memakai masker. Begitu juga dengan pedagang harus mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker.

"Kalau petugas kita terbatas, jadi peran dari pedagang, jika ada pengunjung tidak memakai masker silahkan mengingatkan. Pedagang yang tidak memakai masker akan disanksi tidak diperbolehkan berjualan," paparnya.

Dari penutupan pasar berdampak pada 400 pedagang di Pasar Klithikan. Selama diliburkan, Pemerintah akan menata untuk berjualan.

"Kita tidak menutup atau menggusur, namun hanya menata. Kalau sudah ditata petugas akan tegap memantau pedagang, apakah sudah melakukan protokol kesehatan atau belum," papar Heru.

(Tara Wahyu)

*kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!