Konten Media Partner

Pelayanan RSUD Ngipang Surakarta Dibatasi Usai Klaster 26 Nakes Positif Corona

Bengawan Newsverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tenaga kesehatan terkonfirmasi positif COVID-19 di RSUD Ngipang Surakarta mencapai 26 orang
zoom-in-whitePerbesar
Tenaga kesehatan terkonfirmasi positif COVID-19 di RSUD Ngipang Surakarta mencapai 26 orang

SOLO - Tenaga kesehatan terkonfirmasi positif COVID-19 di RSUD Ngipang Surakarta mencapai 26 orang. Sedangkan rumah sakit ini terpaksa mengalami pelayanan terbatas dan tenaga kesehatan ini dikarantina. Hal ini dikatakan Ketua Pelaksana Satuan Petugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Solo, Ahyani ketika di konfirmasi, Senin (09/11).

"Tenaga kesehatan ini dirawat dengan dikarantina di RSUD Bung Karno supaya lebih baik dan lebih cepat. Kalau karantina mandiri, harus memenuhi kebutuhan dan membuat lebih repot," ujarnya.

Ketua Pelaksana Satuan Petugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Solo, Ahyani

Lebih lanjut dikatakan, terkonfirmasi ini setelah dilakukan tracing seorang tenaga kesehatan. Setelah itu data diterima jumlah hasil tracing yang terkonfirmasi, Minggu (08/11). Sedangkan satu orang ini kontak erat juga dari luar dan sejumlah tenaga pendukung, keluarga, perawat hingga dokter.

"Untuk itu, pelayanan dasar di rumah sakit ini seperti kecelakaan. Sedangkan pelayanan lain bisa dialihkan ke rumah sakit lain maupun puskesmas," terangnya.

Pasien yang mendapatkan tindakan medis bisa dilakukan dengan melihat kondisinya. Mengingat juga keterbatasan SDM jika tenaga kesehatan yang positif corona bertambah. Lantas, dibatasi pelayanan di RSUD Ngipang selama dua minggu ke depan serta diharapkan tidak lama. (Agung Santoso)