Konten Media Partner

Pengunjung Hotel dan Tempat Wisata di Solo Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Bengawan Newsverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salah satu hotel yang ada di Kota Solo, Jawa Tengah. (FOTO: Agung Santoso)
zoom-in-whitePerbesar
Salah satu hotel yang ada di Kota Solo, Jawa Tengah. (FOTO: Agung Santoso)

SOLO-Pemerintah Kota Solo bakal mewajibkan perhotelan untuk ikut menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi kepada para tamunya. Sedangkan pengelola tempat wisata saat ini sudah mulai menerapkan penggunaan aplikasi itu.

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Solo Ahyani menyebut bahwa penggunaan aplikasi itu sangat penting untuk diterapkan di ruang publik.

"Kami menginisiasikan ruang-ruang publik seharusnya sudah pakai aplikasi PeduliLindungi," kata Ahyani, Rabu (01/09/2021).

Sejumlah ruang publik seperti pusat perbelanjaan dan tempat wisata sudah menerapkan hal tersebut. Hanya saja, pihaknya justru belum memberikan aturan tersebut untuk perhotelan.

"Untuk perhotelan justru terlewat," kata Ahyani. Rencananya, dia akan bertemu dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Solo untuk membicarakan hal tersebut.

Menurut Ahyani, penerapan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di hotel sangat penting untuk mencegah penularan COVID-19. Sebab, hotel merupakan salah satu tempat yang berisiko.

"Kebanyakan tamu hotel berasal dari luar kota," katanya. Selain itu, para tamu hotel biasanya juga usai melakukan perjalanan jauh.

Sedangkan saat ini Pemkot Solo juga telah melakukan uji coba pembukaan tempat wisata. Namun, baru 2 tempat wisata yang diperbolehkan buka, yaitu Taman Balekambang dan Taman Satwa Taru Jurug.

Berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Solo nomor 067/2685 tentang Penerapan PPKM Level 3, pengunjung wajib menunjukkan sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi.

"Sesuai arahan, kami ditugaskan untuk mengecek kejelasan vaksinasi dari pengunjung yang datang," kata Ahmad, salah satu petugas keamanan di Taman Balekambang.

(Agung Santoso/Tara Wahyu)