Konten Media Partner

Penjahit Penantang Gibran Klaim telah Kantongi 70% Dukungan dari Warga Solo

Bengawan Newsverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penjahit penantang Gibran di Pilkada Solo, Bagyo Wahyono mengklaim telah mengkantongi 65-70% dukungan dari warga Kota Solo untuk Bajo
zoom-in-whitePerbesar
Penjahit penantang Gibran di Pilkada Solo, Bagyo Wahyono mengklaim telah mengkantongi 65-70% dukungan dari warga Kota Solo untuk Bajo

SOLO - Penjahit penantang Gibran di Pilkada Solo, Bagyo Wahyono mengklaim telah mengkantongi 65-70% dukungan dari warga Kota Solo untuk Bajo. Hal ini diungkapkan Bagyo Wahyono di sela-sela kampanye door to door, Minggu (01/11).

"Dari kita door to door itu saya melihat sudah hampir 70%. Artinya kita setiap hari mengerahkan 5.000-an relawan untuk door to door. Jadi mulai dari pagi dan sore, disebar di lima kecamatan, kami sebar per kelurahan door to door," jelas Bagyo.

Bagyo Wahyono saat ditemui di sela-sela kampanye door to door, Minggu (01/11)

Bagyo melanjutkan setiap harinya dapat terlihat berapa jumlah dukungan untuk paslon Bajo. Hal ini sesuai dengan jumlah KTP yang sudah dicatat untuk mendukung Bajo.

"Berapa hasil perharinya itu nanti bisa terlihat, karena mereka menggunakan KTP. Jadi betul-betul didukung secara riil, nyata dengan adanya pengumpulan memberikan satu bukti KTP yang kita catat, riil enggak asal mendukung. Jadi memang betul-betul koalisi rakyat," tambahnya.

Bagyo Wahyono saat menyampaikan visi dan misi kepada salah satu warga Solo

Bahkan karena ada dari warga Kota Solo yang sedang pergi keluar kota. Bagyo memperkirakan akan ada peningkatan jumlah dukungan sebesar 15%.

"Karena kita terus bergerak secara door to door. Dampak dari S3 (Sekasur, Sedapur, Sesumur) mungkin ada peningkatan 15% daripada yang kedata. Lalu untuk kandang-kandang yang merah artinya mereka juga sama setelah kami pahamkan, setelah kami itu memperkenalkan diri. Akhirnya mereka pada kumpul terus bilang dukung saya gitu," tutup Bagyo Wahyono. (Fernando Fitusia)

Bagyo memperkirakan akan ada peningkatan jumlah dukungan sebesar 15%