Penjahit Penantang Gibran: Soal Tunggakan PDAM, Saya Berusaha Maksimal

SOLO - Penjahit penantang Gibran dari jalur independen, Bagyo Wahyono dikabarkan mempunyai tunggakan penggunaan air PDAM senilai Rp 25 juta. Kabar ini mencuat seiring dengan pencalonannya sebagai Wali Kota Solo.
Ketika dikonfirmasi, Selasa (03/11), Bagyo Wahyono mengatakan bahwa sedang berusaha maksimal untuk membayar tunggakan PDAM tersebut.
"Saya berusaha maksimal, ya nanti ada saudara. Ya, istilahnya orang keadaan ekonomi seperti ini," ucapnya.
Bagyo mengungkapkan bahwa dari relawan Tikus Pithi sendiri juga kurang lebih sedikit akan membantu dirinya iuran untuk membayar tunggakan.
"Enggak tahu ini masyarakat dari Tikus Pithi ya bantu, meskipun iurannya satu orang 50.000 atau 20.000. Tapi kan itu beda masalah, karena bagaimana pun ini adalah tanggung jawab saya. Jadi saya harus menyelesaikan, yang jelas saya akan berusaha untuk mencari sesuai dengan kemampuan saya untuk mencari," tegasnya. (Fernando Fitusia)
